Monday, 20 November, 2017 - 08:13

Bayi Gizi Buruk Butuh Bantuan

BUTUH BANTUAN - Bayi perempuan berusia empat bulan, penderita gizi buruk marasmus membutuhkan bantuan dari dermawan. (Foto : Zul/ Metrosulawesi)

Parigi, Metrosulawesi.com - Seorang bayi yang masih berumur 4 bulan yang divonis oleh dokter menderita penyakit gizi buruk marasmus kondisinya masih sangat memprihatinkan.

Bayi perempuan yang diketahui bernama Sifa, anak pasangan dari  Fuad dan Indah yang merupakan warga yang tergolong miskin asal Dusun Satu Desa Pinotu Kecamatan Toribulu, Kabupaten Parigi Moutong.

Jois yang juga paman sang bayi mengaku sangat prihatin dengan kondisi kemanakannya yang masih berumur empat bulan yang sudah menderita penyakit gizi buruk sejak lahir.

Kata dia, saat ini anak tersebut bukan diasuh oleh ibu kandungnya melainkan diasuh oleh tantenya sendiri akibat terbentur ekonomi. Hal itulah yang menjadi kendala untuk bisa memberikan perhatian penuh, khususnya pemberian makanan tambahan gizi setiap hariya.

”Saya kasian sekali melihat anak itu, karena masih umur empat bulan sudah kena gizi buruk, apalagi kasian dia dirawat oleh tantenya sendiri bukan ibu kandungnya akibat benturan ekonomi,” tutur Jois.

Melihat kondisi anak tersebut yang semakin hari semakin memprihatinkan dengan biaya beban hidup semakin bertambah. Dia berharap ada dermawan yang bisa membantu meringankan beban hidup rumah tangga yang tergolong miskin itu.

“Kami berharap ada tangan-tangan agung yang bisa membantu meringankan beban hidup keluarga kecil itu yang sangat butuh uluran tangan,” harapnya.

Bidan Desa Pinotu, Lita saat dikonfirmasi media ini melalui ponselnya mengaku, sudah memberikan perhatian penuh terhadap perawatan bayi tersebut agar bisa sembuh dari penyakitnya.

Menurutnya, sebelumnya sudah dilakukan tindakan dengan membawanya ke RSUD Anuntaoloko Parigi untuk mendapatkan perawatan intensif dari petugas medis.

Anak tersebut menderita penderita gizi buruk dan butuh penanganan. Dia sudah melakukan kunjungan tiap minggu terhadap anak tersebut.

“Harapan saya anak tersebut bisa mendapatkan perhatian dari dermawan yang ada, karena keluarga bayi mungil itu tergolong tidak mampu,” terang Lita.


Editor : Syamsu Rizal

Kirim Komentar Anda
Budayakan beri komentar terkait artikel yang ditayangkan. Komentar adalah tanggapan pribadi sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim, tidak mewakili kebijakan redaksi METROSULAWESI dot com. Redaksi berhak mengubah atau menghapus komentar sesuai dengan Pedoman Komunitas.