Friday, 15 December, 2017 - 22:16

Beli Rokok Pakai Uang Palsu, Polres Parimo Tangkap Pengedar Upal

BARANG BUKTI - Kapolres Parigi Moutong, AKBP Sirajuddin Ramli (tengah), saat menunjukan barang bukti uang palsu. (Foto : Ist)

Parimo, Metrosulawesi.com - Seorang pria bernama Musdin (39 tahun), warga Kelurahan Gebang Rejo, Kabupaten Poso, ditangkap tim buser Polsek Torue, di Dusun 1 Kecamatan Torue, Kabupaten Parigi Moutong Selasa 13 Juni 2017. Musdin ditangkap petugas terkait dengan kasus kepemilikan dan mengedarkan uang palsu, dan dari  tangan tersangka, polisi menyita barang bukti berupa uang kertas palsu pecahan 100 ribu sebanyak 57 lembar serta uang kertas asli hasil penukaran uang palsu sebanyak Rp890 ribu.

Informasi yang dihimpun, penangkapan Musdin bermula dari laporan warga kepada polisi setelah mendapatkan uang yang ditengarai palsu. Dari laporan ini, tim unit serga Polsek Torue pun melakukan penyelidikan dan hasilnya memergoki tersangka yang diduga tengah melakukan transaksi penukaran uang di salah satu kios milik Prame, warga Dusun 1 Desa Tolai. Saat diamankan polisi, tersangka tidak melakukan perlawanan.

Saat digeledah, polisi pun menemukan sejumlah barang bukti seperti uang palsu pecahan 100 ribu sebanyak 57 lembar, uang kertas asli yang diduga hasil penukaran uang palsu senilai Rp890 ribu, satu buah dompet berisi dua kartu ATM dan uang tunai Rp56 ribu.

Selain itu, polisi juga mengamankan belasan bungkus rokok, satu buah tas dan sepeda motor yang digunakan tersangka dalam menjalankan aksinya.

Kapolres Parigi Moutong, AKBP Sirajuddin Ramli, saat dikonfirmasi via seluler Rabu 14 Juni 2017, membenarkan adanya penangkapan tersangka pengedar uang palsu.

Menurut Kapolres, modus pengedaran uang palsu itu yakni tersangka membeli rokok di sejumlah kios dengan menggunakan uang palsu. Namun sejumlah pemilik kios mulai curiga dengan uang yang digunakan tersangka yang kemudian melaporkannya ke polisi. 

“Saat diperiksa polisi, tersangka mengaku baru dua kali beraksi,” ungkapnya.

AKBP Sirajuddin menambahkan, saat ini tersangka beserta barang bukti sudah diamanakan dan menjalani pemeriksaan intensif di Mapolsek Torue, apakah kemungkinan masih ada jaringan pengedar uang palsu yang beraksi di Parigi Moutong.

“Buat masyarakat saya mengimbau untuk dapat berhati-hati. Uang palsu dapat dengan mudah dibedakan dari uang asli bila diterawang atau juga diraba,” tambahnya.


Editor : Udin Salim

Kirim Komentar Anda
Budayakan beri komentar terkait artikel yang ditayangkan. Komentar adalah tanggapan pribadi sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim, tidak mewakili kebijakan redaksi METROSULAWESI dot com. Redaksi berhak mengubah atau menghapus komentar sesuai dengan Pedoman Komunitas.