Wednesday, 20 June, 2018 - 17:08

Belum Ada Pembatalan Penerbitan Paspor

Kepala Kantor Imigrasi Palu, Suparman. (Foto : Surahmanto S/ Metrosulawesi)

Palu, Metrosulawesi.com - Kepala Kantor Imigrasi Palu Suparman menjelaskan hingga saat ini belum ada paspor yang batal diterbitkan karena tidak memenuhi syarat.

“Beberapa waktu lalu ada Surat Edaran untuk mewaspadai calon-calon Tenaga Kerja Indonesia (TKI) yang  dimana salah satu syaratnya yaitu pemohon harus menunjukkan tabungan pemohon sejumlah Rp25 juta. Publik sebagian besar  tidak setuju dengan syarat ini, maka Surat Edaran tersebut dicabut,” kata Suparman di Palu, Jumat, 24 Maret 2017.

“Untuk pemohon yang ingin mengurus paspor, sebelumnya akan kami tanyakan tujuan pemohon ke negara mana, terutama syarat pembuatan paspor sudah harus terpenuhi. Untuk pemohon yang ingin bekerja sebagai TKI, maka harus memiliki surat rekomendasi dari Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans),” ungkapnya.

Sebelumnya, pada 24 Februari terbit Surat Edaran Dirjen Imigrasi dengan nomor: IMI 2-GR.01.01-0331 mengatur tentang pemohon menunjukkan tabungan sejumlah Rp25 juta untuk memenuhi syarat pembuatan paspor.

Saat dikonfirmasi terkait hal tersebut, Suparman menjelaskan hingga saat ini, belum ada pemohon paspor yang tidak memenuhi syarat.

”Hingga saat ini belum ada pemohon paspor yang tidak memenuhi syarat, sehingga permohonan paspor yang dibatalkan belum ada,” jelasnya.

Tercatat paspor yang diterbitkan oleh Kantor imigrasi Palu pada 2016 sejumlah 8.794 lembar. Sementara tiga bulan awal 2017,  sebanyak 2.042 paspor yang telah diterbitkan Imigrasi Palu.

Suparman mengungkapkan pelayanan paspor dilakukan jika memenuhi syarat dokumen sesuai peraturan perundang-udangan yang berlaku.

“Kami melayani masyarakat apabila persyaratan dokumen sudah lengkap. Bisa dilihat syarat dokumen pembuatan paspor tertuang pada Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian, disana jelas mengatur syarat dokumen untuk pembuatan paspor baru, paspor baru bagi anak, penggantian paspor habis berlaku dan pengantian paspor karena hilang,” katanya.

“Untuk biaya pembuatan paspor saat ini Rp355.000, biaya tersebut langsung diantarkan ke bank dan kantor pos. Kebetulan untuk bank di Palu, kami berkerja sama dengan 11 bank, diantaranya adalah Bank BNI, Mandiri, dan BRI,” sambungnya.

Suparman juga menjelaskan untuk pembuatan paspor, pihaknyaimigrasi akan mempertannyakan tujuan dan maksud pemohon keluar negeri.

“Kami sekarang sedang waspada untuk beberapa daerah tujuan pemohon paspor, seperti Timur Tengah, Suriah, Afganistan dan beberapa wilayah konflik. Bisa saja kami akan bertanya secara mendalam tujuan pemohon ke daerah tersebut,” katanya.

“Yang kami hindari adalah warga negara kita masuk dalam jaringan teroris seperti ISIS, sehingga kita perlu waspada terkait hal tersebut,” sambungnya.

Kepala Kantor Imigrasi ini berharap agar masyarakat sebelum mengurus paspor agar memenuhi semua persyaratan dokumen, sehingga pengurusan paspor tidak mengalami kendala persyaratan.


Editor : M Yusuf BJ