Saturday, 18 August, 2018 - 19:55

BEM Unsimar Dorong Poso Sebagai Kota Pelajar

Ketua BEM Unsimar Poso terpilih periode 2018-2019, Ryan Lawira. (Foto: Ryan Darmawan/ Metrosulawesi)

Poso, Metrosulawesi.com - Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Unsimar Poso mendorong Kabupaten Poso menjadi kota pelajar. Hal itu disampaikan secara langsung oleh ketua BEM Unsimar terpillih Ryan Lawira kepada Metrosulawesi.

Kata Ryan, salah satu langkah jika Poso ingin berkembang, pendidikan harus menjadi prioritas utama untuk membangun daerah lebih maju, karena salah satu faktor yang mendorong majunya sumber daya manusia yakni dengan pengetahuan melalu pendidikan itu sendiri.

“Kami berharap pemerintah Poso dalam hal ini agar lebih memperhatikan dan mengembangkan sarana dan prasarana sekolah-sekolah maupun universitas yang ada di kabupaten Poso, bahkan menjadikan pendidikan sebagai program prioritas untuk mendorong Poso menjadi kota pelajar,” ucap Ryan kepada Metrosulawesi.

Menurutnya, pada prinsipnya selaku ketua BEM Unsimar tentunya menginginkan Poso menjadi kota pelajar. Daerah yang maju bukan hanya di lihat dari segi pembangunan gedung-gedung bertingkat, pabrik-pabrik dan lain sebagainya.

“Namun menurutku dapat di lihat dari segi perkembangan sumber daya manusianya yakni bagaimana berkembangnya pendidikan itu sendiri yang tentunya dapat di akses oleh seluruh kalangan masyarakat yang ada di kabupaten Poso khususnya,” ujarnya.

Ryan menyampaikan, jika dengan melihat potensi yang ada, dirinya yakin Poso akan melahirkan kaum intelektual dan menjadi corong sebagai kota pelajar untuk skala daerah di Sulteng. Bahkan bukan tidak mungkin mampu bersaing di skala nasional. Tentunya hal ini hanya akan dapat terwujud jika masyarakat dan pemerintah dapat bekerjasama memajukan  pendidikan itu sendiri.

Ryan menambahkan, jika kabupaten Poso merupakan salah satu kabupaten tertua yang ada di Sulteng. Dimana beberapa tahun terakhir stigma negatif tentang Poso selalu menjadi perbincangan baik skala daerah maupun nasional.

“Tentunya ini tidak lepas dari masa lalu suram yang pernah terjadi di kota yang terkenal dengan keindahan alamnya ini. Sudah saatnya stigma negatif tentang Poso di hilangkan. Kita harus mampu menepis segala stigma  yang berkembang di luar tentang Poso yang  katanya tidak aman untuk di kunjungi ataupun di tempati,” jelasnya.

Ryan sangat berharap, Poso Kota Cerdas bukan merupakan slogan belaka, namun ada realisasi dari apa makna yang terkandung dalam slogan tersebut.

 

Editor: Syamsu Rizal

Tags: