Saturday, 22 September, 2018 - 10:01

Berawal Adu Mulut, Suami Bacok Istri Pakai Parang

Ilustrasi. (Grafis: Ist)

Palu, Metrosulawesi.com - Kasus Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) kembali terjadi di Kota Palu. Kali ini menimpa seorang wanita yang berinisial AM (25), warga Jalan Boya Binangga, Kelurahan Lambara, Kecamatan Tawaeli, Kota Palu. Korban harus mendapatkan perawatan intersif di Rumah Sakit Madani Palu akibat luka bacokan senjata tajam yang dilakukan oleh suaminya sendiri pada Minggu, 9 September 2018 sekitar pukul 09.00 Wita.

Paur Humas Polres Palu Aipda Kadek Aruna saat di temui di Mapolres Palu, Senin, 10 September 2018 menjelaskan, kasus penganiayaan tersebut berawal saat pelaku US (36) yang merupakan suami korban datang untuk mengambil kedua anaknya.

Selanjutnya korban mencoba bertanya kepada pelaku perihal baju korban yang diambil oleh pelaku. Namun hal tersebutlah yang mengakibatkan cekcok adu mulut antara keduanya, yang berujung dengan penganiayaan terhadap korban oleh pelaku dengan menggunakan senjata tajan jenis golok. Korban pun mengalami luka sabetan pada tangan kiri, luka tusuk pada perut bagian kiri hingga tembus pada punggung sebelah kiri, dan luka gores di bagian leher.

“Mendengar ribut-ribut, Kakak korban yang berinisial AF(28) yang saat itu sedang mengeluarkan ayam dari kandang yang berada didepan rumah langsung masuk ke dalam rumah untuk melihat situasi, saat itu juga pelaku langsung melarikan diri. AF langsung membawa korban AM ke rumah tetangganya untuk mendapatkan pertolongan pertama,” tambahnya.

Sementara itu Kasat reskrim Polres Palu AKP Cristian Holmes Saragi SIK, Senin, 10 Sepetember 2018 mengatakan bahwa sebelum kejadian tersebut, korban  AM sudah melaporkan pelaku US atas kasus KDRT, dan kasusnya sementara di tangani oleh Unit Perlindungan Perempuan dan Anak Resor Palu.

“Korban AM ini sebelumnya sudah melaporkan kasus KDRT yang dialaminya, yang dilakukan oleh pelaku US, pada 1 September 2018, dan kasusnya masih ditangani Unit PPA Polres Palu, dan keduanya memang sudah pisah dasn menunggu proses perceraian,” ungkapnya.

Holmes menegaskan bahwa saat ini pihaknya masih terus memburu pelaku, yang pada saat kejadian langsung melarikan diri.

“Pelaku masih dalam pengejaran,” ungkapnya.

Kaspolres Palu AKBP Mujianto, SIK, mengimbau kepada seluruh masyarakat Kota Palu apabila memiliki masalah segera menghubungi Kepolisian terdekat untuk membantu mengatasinya, baik masalah keluarga maupun masalah pribadi.

“Kami pihak Kepolisian siap membantu menyelesaikan masalah secara baik-baik tanpa ada kekerasan,” imbaunya.


Editor: M Yusuf Bj

Berita Terkait