Thursday, 20 September, 2018 - 02:28

Berharap GenPI Sulteng Promosikan Wisata

FOTO BERSAMA - Gubernur Sulteng H Longki Djanggola, Kadis Pariwsata Sulteng, Pembina dan Ketua GenPI, dan unsur pimpinan daerah Provinsi Sulteng saat foto bersama pengurus dengan GenPI Sulteng, di Anjungan Nusantara Pantai Talise, Minggu, 24 Juni 2018. (Foto: Moh Fadel/ Metrosulawesi)

Palu, Metrosulawesi.com - Dinas Pariwisata Provinsi Sulawesi Tengah menggelar Deklarasi Generasi Pesona Indonesia (GenPI), Ahad, 24 Juni 2018. Deklarasi GenPI Sulteng merupakan langkah strategis yang diharapkan agar dapat memberikan kontribusi, dalam upaya Pemerintah Daerah untuk melakukan percepatan pembangunan pariwisata dan pertumbuhan ekonomi di Provinsi Sulteng.

Demikian dikatakan Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Sulawesi Tengah I Nyoman Sriadijaya, di Anjungan Nusantara Pantai Talise.

“Terbentuknya komunitas GenPI Sulteng, kita berharap menjadi kegiatan promosi pariwisata melalui berbagai fitur dan program media sosial dan akan semakin intens serta gencar dilakukan oleh para anak muda yang tergabung dalam komunitas GenPI,” kata I Nyoman.

I Nyoman mengatakan, GenPI terbentuk berdasarkan rekomendasi Menteri Pariwisata RI, dan hasil Rakornas pada tanggal 22-23 Maret 2018 belum lama ini di Palu. Dimana direkomendasikan tiga hal pertama membangun 100 Destinasi Digital di 34 Provinsi, kedua membangun 10 no matic tourism di 10 Bali baru, ketiga membentuk GenPI Nasional di semua Provinsi di seluruh Indonesia paling lambat di tanggal 31 Juli 2018.

“Kita bersyukur hari ini (kemarin-red) GenPI Sulteng di Deklarasikan, GenPI merupakan komunitas netizen dari berbagai kalangan blogger, jurnalis, fotografer, Youtuber, dari kalangan media, mereka bersatu sebagai pekerja kreatif di bidang Digital atau IT, yang akan mempromosikan Sulteng kedepan. Olehnya Insya Allah, kepariwisataan di Sulteng akan dikenal bukan hanya di nusantara bahkan di macanegara,” katanya.

Kata dia, untuk memeriahkan Deklarasi ini, maka diawal kegiatan telah dilaksanakan kegiatan bersepeda santai yang merupakan gerakan selalu diimbau oleh bapak Gubernur Sulteng, untuk menunjukan bahwa masyarakat Sulteng gemar atau mencintai kegiatan bersepeda.

“Disamping itu kami akan menyelengarakan event Internasional, Road To The Central Celebes 2018, Insya Allah digelar (dihelat) pada tanggal 14-18 Oktober mendatang, kemudian saat ini kami masyarakat bersepada Sulteng, memeriahkan menyambut dan mensukseskan penyelengaraan event ini, Insya Allah kami sukses dalam penyelengaraan, sukses dalam kepanitianya, peserta dan sukses dalam kunjungan wisatawanya,” ujarnya.

Sementara Pembina GenPI Nasional, yang juga Staf Khusus Menteri Bidang Komunikasi dan Media Kemenpar, Don Kardono mengatakan dunia ini sekarang di drive oleh presepsi, kemudian presepsi di drive oleh media, sementara media di drive oleh sosial media, olehnya yang harus dilakukan saat ini adalah membangun media sosial yang berbasis Pariwisata.
 
“Kami sangat yakin hanya dengan promosi yang kuat, pariwisata akan hidup dan hal itu telah kami buktikan, di Indonesia ada 265 juta jiwa, 132 juta sudah semiliar dengan internet, ratusan juta orang telah bermedia sosial, jika kita gabung ratusan orang ini untuk mempromosikan destinasi Pariwisata kita, dan kalender of event serta kebijakan parwisata, mungkin kita sangat luar biasa,” ujarnya.

“Saya berharap teman-teman GenPI nge-gas (melaju) bukan hanya di online tetapi di ofline, karena dengan gas kalian di media sosial akan membuat Sulteng menjadi semakin mendunia, hanya dengan cara itu kita punya potensi untuk mempromosikan ke seluruh dunia,” kata Don Kardono.

Menurut Don Kardono, masih banyak destinasi di Sulteng belum tereksplor dengan bagus, maka dari itu ini kesempatan yang sangat bagus untuk Pemda Sulteng, untuk bersama-sama mempromosikan tempat wisata.

“Provinsi Sulteng ini merupakan yang ke 24 dibentuknya GenPI, maka ini sangat luar biasa dan kami berharap GenPI Sulteng akan berkembang,” ujarnya.

Sementara Gubernur Sulteng Longki Djanggola mengaku sangat menyadari di Sulteng begitu banyak potensi pariwisata, hanya saja belum bisa digarap secara maksimal khususnya dalam sisi infrastrukturnya.

“Olehnya itu saya mengimbau kepada kita semua, selain itu menjadi tugas Pemerintah Provinsi, saya mohon Pemerintah Kabupaten juga ikut berperan dan berparitisipasi di dalam memperbaiki infrastruktur pariwisata yang ada di Kabupatenya masing-masing,” katanya.

“Karena untuk kedepan apabila infrastruktur itu bagus destinasi wisata itu juga ramai dikunjungi, maka yang akan medapatkan keuntunganya adalah kebupaten itu sendiri, karena turis atau wisatawan berkunjung ke daerah itu, maka saya minta tangung jawab ini tidak saja diberikan kepada kami di tingkat provinsi, tetapi kita semua punya tangung jawab yang sama untuk memperbaiki dan meningkatkan semua infrastruktur pariwisata yang memang sangat memadai untuk dijual,” ujarnya.

Selain itu kedepan kata Longki, agar lebih sangat membantu generasi pesona Indonesia, maka mungkin melalui Dispar Provinsi dan Kabupaten ikut memfasilitasi para GenPI untuk meninjau langsung dimana destinasi wisata yang pantas dan layak untuk di jual, karena melalui medsos GenPI yang lebih tepat untuk memasarkanya.

Kegiatan tersebut dilanjutkan pengukuhan pengurus GenPI Sulteng, serta pembagian Dorpraize sepeda, kepada pemenang pesepeda santai dan dilanjutkan Talkshow GenPI. Dalam acara tersebut turut dihadiri Sekretaris Kementarian Pariwisata RI Drs Ukus Kuswara MM, Ketua GenPI Nasional  Mansyur Ebo, Bupati Banggai Herwin Yatim serta pejabat unsur Pemerintah Daerah Provinsi Sulteng.     


Editor: Udin Salim