Tuesday, 21 August, 2018 - 06:30

Berkarya Target Satu Fraksi di DPRD Sulteng

Palu, Metrosulawesi.com – Partai Berkarya Sulteng menargetkan 6 kursi di parlemen Sulteng, masing-masing satu kursi setiap Dapil, sehingga  bisa satu fraksi, atau minimal bisa rebut posisi Wakil Ketua.

‘’Target kita adalah terwakili semua Dapil, sehingga bisa membentuk satu fraksi, kalau bisa kita rebut posisi wakil ketua,’’ tandas Ketua OKK Partai Berkarya, H. Nawawi Sang Kilat, SH, menjawab Metrosulawesi, di Palu, Jumat 20 Juli.

Nawawi yang pernah menjadi anggota legislatif dua kali, yakni lewat PBB dan Demokrat, mengaku tak ambil peduli dengan hasil survey yang merilis kalau Partai Berkarya bakal tidak tembus ambang batas parlemen (parliamentary threshold) sebesar 4 persen. 

‘’Kita tidak perlu patah semangat hanya karena mendengar para analis yang menempatkan Partai Berkarya bakal tak berhasil menembus ambang batas parlemen 4 persen. Itu wajar dan sah-sah saja, tapi justru itu menjadi warning bagi kami untuk bekerja lebih keras lagi untuk meraih simpatik, sekaligus membuktikan pada publik, Partai Berkarya yang merupakan partai pendatang baru bisa menembus ambang batas 4 persen, dan kami optimis bisa meraih itu, dengan asumsi bila semua Dapil bisa terpenuhi satu kursi di seluruh Indonesia, itu artinya melampaui target ambang batas tersebut, atau separuh saja terwakili, sudah terpenuhi kuota 4 persen keterwakilan di parlemen di Senayan,’’ tegas Nawawi.

Menurut Nawawi, pihaknya tidak mempermasalahkan para analis dari hasil survey yang mereka lakukan, sebab keberadaan Partai Berkarya baru seumur jagung, dan wajar bila masyarakat belum mengenalnya. 

‘’Partai lama saja yang disebut tidak tembus ambanag batas parlemen 4 persen, apalagi Partai Berkarya yang baru lahir jelang penetapan partai-partai lolos oleh KPU,’’ urai Nawawi.

Pihaknya, kata Nawawi, justru berterimakasih atas apa yang disampaikan para analis politik tersebut, sebab dengan demikian, bisa memotivasi kader di seluruh Indonesia untuk bekerja dan berkarya secara maksimal, menunjukkan Partai Berkarya lahir untuk memberi kontribusi kemajuan pembangunan disemua sektor, seperti yang diinginkan mendiang Bapak Pembangunan Presiden RI ke-2 Soeharto. 

Keyakinan Nawawi bisa meraup suara di setiap Dapil, tergambar dari banyaknya tokoh-tokoh partai dan mantan pejabat yang memilih bergabung di Partai Berkarya menuju parlemen.