Saturday, 18 November, 2017 - 07:12

Berwisata ke Togean, Turis Asal Inggris Alami Luka di Kepala

Turis asal Inggris saat ditangani Tim medis di Ruang IGD RSUD Wakai. (Foto : Ist)

Ampana, Metrosulawesi.com – Dalam sepekan ini Angin kencang disertai hujan hingga saat ini masih terus melanda di wilayah Kabupaten Tojo Una-Una. Seperti yang terjadi Kepulauan Togean, belum lama ini, akibat cuaca buruk mengakibatkan kerugian materil dan korban kali ini adalah seorang wisatawan asing yang berwisata di Pulau Togean.

Dari Informasi yang didapat wisatawan asing tersebut sedang berlibur di kawasan wisata Kepulauan Togean. Turis pria yang berasal dari Inggris inisial NJ (29), mengalami musibah tertimpa pohon kelapa yang rubuh saat itu korban tengah berlari  ingin berlindung dari arah pantai menuju kamar sewaannya di Harmonys Resort Kadidiri Togean.

Ia mencoba menyelamatkan diri karena adanya angin kencang, yang bertiup namun pohon kelapa itu patah  dan melimpah tubuhnya, akibatnya wisatawan asal Inggris ini mengalami luka robek di kepala.

Menurut informasi dari Kapolsek Una-Una Iptu Yahya bahwa, setelah menerima perawatan awal selanjutnya korban dengan menggunakan speed boat dibawah ke rumah sakit umum Wakai untuk mendapat perawatan medis.

Dan pada pagi harinya, sekitar Jam 07.00 Wita dengan menggunakan Mobil Ambulance yang menumpang Kapal Very Tuna Tomini korban dirujuk ke RSUD Ampana untuk perawatan lebih lanjut.

“Selain itu dari peristiwa angin ribut yang terjadi pagi kemarin sebuah Masjid Al-Falaq Desa Wakai Kecamatan Una-Una mengalami kerusakan yang cukup berat di bagian belakang, diakibatkan tertimpa pohon mangga serta rumah warga diprediksi kerugian materil mencapai puluhan jutajuta rupiah,” ungkap Kapolsek Una-Una.


Editor : Subandi Arya

Kirim Komentar Anda
Budayakan beri komentar terkait artikel yang ditayangkan. Komentar adalah tanggapan pribadi sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim, tidak mewakili kebijakan redaksi METROSULAWESI dot com. Redaksi berhak mengubah atau menghapus komentar sesuai dengan Pedoman Komunitas.