Sunday, 27 May, 2018 - 03:56

BKKBN Motivasi Ratusan PKB dan PLKB

PUKUL GONG - Sestama BKKBN, Nofrijal didampingi Kepala BKKBN Sulteng, Abdullah Kemma memukul gong pada pertemuan ratusan PKB dan PLKB se- Provinsi Sulawesi Tengah di Hotel The Sya Palu, Jumat, 19 Januari 2018 malam. (Foto: Michael Simanjuntak/ Metrosulawesi)

Palu, Metrosulawesi.com - Sekretaris Utama Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana (BKKBN), Nofrijal memberikan motivasi kepada ratusan Penyuluh Keluarga Berencana (PKB) dan Petugas Lapangan Keluarga Berencana (PLKB) se- Provinsi Sulawesi Tengah di Hotel The Sya Palu, Jumat, 19 Januari 2018 malam.

Motivasi yang disampaikan Sestama agar petugas PKB dan PLKB yang bertugas diberbagai wilayah di Sulteng tetap optimis. Itu karena urusan pengendalian penduduk dan KB, khususnya PLKB meski dilakukan oleh pemerintah pusat, namun pendayagunaannya tetap oleh pemerintah kabupaten dan kota.

“Bapak/ibu sebagai petugas yang mendapat amanah menjadi PKB dan PLKB harus tetap optimis,” ujar Nofrijal.

Keberadaan PKB dan PLKB dikatakan Nofrijal harus bisa menyukseskan program kampung KB yang tersebar di berbagai kabupaten/kota se Sulteng. Dia meminta setiap kampung KB minimal dipantau oleh satu orang PKB dan PLKB.

Sulteng kata Sestama masih tercatat sebagai salah satu provinsi di Indonesia yang tinggi angka pernikahan dini atau usia anak. Hal inilah yang menurutnya perlu menjadi perhatian bersama bagi PKB, PLKB dan pemerintah daerah setempat.

“Sulawesi Tengah ini persentasi pernikahan usia dini sangat tinggi. Ini yang menjadi tugas kita bersama. Kita harus rumuskan bagaimana cara menanggulanginya,” tuturnya.

Sestama menambahkan, salah satu upaya yang bisa dilakukan dalam menanggulangi pernikahan dini yaitu mengoptimalkan peran program Generasi Berencana (Genre). Genre diyakini efektif mereangkul para remaja ke hal-hal yang positif.

“Program Genre harus betul-betul kita hidupkan untuk memberikan pemahaman kepada para remaja,” tandasnya.

 
Editor: Syamsu Rizal