Friday, 20 April, 2018 - 14:32

BKPSDM: Penerimaan CPNS Poso Hoax

"Jika ingin menunggu jumlah ideal PNS Poso yakni empat ribuan, baru bisa dilakukan penerimaan CPNS, maka tentu harus menunggu sekitar 20 tahun lagi. Karena total PNS kita yang oleh Kemenpan dinilai kelebihan ini sudah mencapai 7 ribuan saat ini," - Kepala BKPSDM Poso, Yan Guluda -

Poso, Metrosulawesi.com - Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Poso Yan Guluda mengklarifikasi isu di media sosial terkait pengangkatan CPNS di wilayah Sulteng, termasuk Kabupaten Poso.

Kabar yang beredar lengkap dengan tabel alokasi lowongan CPNS di semua daerah di Sulteng itu ternyata merupakan kabar atau informasi palsu (hoax).

"Itu kabar hoax dan menyesatkan. Sampai saat ini kami belum pernah menerima pemberitahuan dari Kemenpan maupun BKN soal adanya pengangkatan CPNS Poso tahun 2018 ini," tegas Yan Guluda baru-baru ini.

Menurut Yan, pihaknya juga sudah mendengar kabar hoax tersebut, karena cepat tersebar. Olehnya ia langsung melakukan klarifikasi langsung ke Kemenpan agar tidak simpang siur di tengah masyarakat.

"Kami sudah klarifikasi ke Kemenpan dan ternyata oleh Kemenpan dikatakan bahwa berita itu tidak benar," tandas Yan Guluda.

Karenanya ia meminta agar informasi palsu itu segera diluruskan agar tidak meresahkan para CPNS Kabupaten Poso dan juga Sulteng pada umumnya.

"Jika memang ada informasi penerimaan CPNS, BKPSDM Poso pasti tidak akan menutup nutupi. Kami tentu akan buka seluas-luasnya kepada masyarakat agar diketahui," jelasnya.

Dikatakan Yan Guluda, saat ini Kabupaten Poso memliliki kelebihan jumlah PNS yang mencapai tujuh ribuan. Jumlah itu belum termasuk dengan jumlah honorer kategori dua (K2) yang mencapai tiga ribuan lebih. Ditambah lagi honorer yang tidak masuk dalam kategori 2.

"Jika ditotal jumlah PNS kita ditambah dengan honorer K2 serta yang tidak masuk K2 mencapai 12 ribuan. Jumlah ini sangat membengkak dibanding kebutuhan ideal PNS daerah Kabupaten Poso," imbuhnya.

Jumlah ideal PNS Kabupaten Poso jika dihitung berdasarkan jumlah penduduknya yang mencapai 220 ribuan, kata Yan, hanya berkisar empat ribuan saja.

"Berarti saat ini kita masih kelebihan sekitar tiga ribuan PNS jika dihitung secara ideal berdasarkan jumlah penduduk sebagaimana ketentuan yang ada," tuturnya.

Karenanya tak heran, jika Poso kata Yan Guluda belum ada alokasi bagi penambahan jumlah CPNS baru sebagaimana yang beredar saat ini.

"Mungkin karena ada kelebihan PNS itu, sehingga pengangkatan CPNS Poso oleh Kemenpan ditiadakan tahun ini. Bisa jadi semacam ada moratorium untuk pengangkatan CPNS Poso," ungkap Yan Guluda.

Jika memang ada moratorium seperti yang disampaikan, maka tentu CPNS Kabupaten Poso harus menunggu 20 tahun lagi untuk bisa jadi PNS. Pasalnya kata Yan setiap tahun rata rata jumlah PNS Poso yang pensiun ada sekitar 150 orang.

"Jika ingin menunggu jumlah ideal PNS Poso yakni empat ribuan, baru bisa dilakukan penerimaan CPNS, maka tentu harus menunggu sekitar 20 tahun lagi. Karena total PNS kita yang oleh Kemenpan dinilai kelebihan ini sudah mencapai 7 ribuan saat ini," pungkasnya.

 
Editor: Syamsu Rizal