Saturday, 25 November, 2017 - 09:50

Blangko e-KTP Mulai Dicetak, Dijamin Lebih Baik

e-KTP. (Foto : Dok Metrosulawesi)

Palu, Metrosulawesi.com - Terkait masih kosongnya blangko e-KTP di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Palu membuat daftar tunggu warga yang sudah merekam data e-KTP mencapai lima ribuan lebih akan terus bertambah seiring perekaman yang terus dilakukan.

“Akibat belum adanya blangko e-KTP membuat sekitar lima ribuan warga di Kota Palu belum memiliki e-KTP meski sudah merekam datanya,” ungkap Kepala Disdukcapil Kota Palu Burhan Toampo, Senin, 27 Maret 2017.

Dijelaskannya, jumlah itu akan terus bertambah seiring dengan perekaman terus berjalan sedangkan yang belum melakukan perekaman sekitar enam ribuan penduduk Kota Palu.

Kata dia, masih kosongnya blangko e-KTP disebabkan proses tender blangko e-KTP di tingkat pusat. Informasi terakhir, pemenang tender tersebut telah ada. Sehingga ia menyebutkan,  blangko tersebut akan segera datang April mendatang. Kekosongan blangko e-KTP ini sendiri telah terjadi sejak November 2016 yang hingga hari ini.

Sementara itu dari Jakarta dilaporkan, Pemerintah kini mulai memproses pencetakan blangko kartu tanda penduduk elektronik (e-KTP). Pencetakannya ditarget selesi cepat.

Direktur Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dirjen Dukcapil) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Zudan Arif Fakrulloh mengatakan, blangko e-KTP yang dicetak sebanyak tujuh juta keeping. Begitu selesai, akan segera didistribusikan secara bertahap ke daerah-daerah yang membutuhkan.

"Jadi kami targetkan, proses pencetakan dua bulan. Mulai Jumat (31/3) sudah bisa didistribusikan. Prioritas untuk DKI Jakarta," ujar Zudan di Jakarta, Selasa 28 Maret.

Blangko itu nantinya warga yang telah melakukan perekaman, namun sampai saat ini belum memiliki fisik e-KTP.

Menurut Zudan, sesuai data yang ada, kebutuhan untuk menutupi kekurangan blangko e-KTP di DKI Jakarta, sekitar seratus ribu keping.

Jumlah tersebut diyakini dapat dengan cepat terpenuhi, paling tidak sebelum pemungutan suara pemilihan Gubernur DKI Jakarta, 19 April mendatang.
 
Zudan menjamin, blangko kartu tanda penduduk elektronik (e-KTP) yang kini dalam proses pencetakan, lebih baik dari blangko e-KTP sebelumnya.

"Nanti dipakai yang paling bagus bahannya, yang kuat. Karena akan (berlaku, red) seumur hidup," ujar Zudan.

Menurut Zudan, chip pada blangko e-KTP nantinya akan berada di bagian dalam, lapisan keempat. Tidak sama seperti kartu ATM pada umumnya, di mana chipnya terlihat di bagian luar.

"Nanti semua ada chipnya, nanti ada di dalam, tidak seperti ATM yang kelihatan chipnya. Jadi chipnya nanti di dalam lapisan keempat," ucap Zudan.

Pria yang juga dipercaya sebagai Penjabat (Pj) Gubernur Gorontalo ini optimistis, seluruh proses pencetakan tujuh juta keping blangko e-KTP, berlangsung dengan baik. Mulai dari proses lelang hingga nantinya didistribusikan.

"Saya sudah mewanti-wanti kepada panitia lelang supaya tidak ada korupsi, tidak KKN, tidak mengambil duit dan menerima duit. Kita sudah lihat ada tim auditnya, maka keluar (harga satuan blangko e-KTP, red) Rp 11 ribu. Kami percayakan kepada mereka (PT Pura Barutama selaku pemenang tender,red) untu memproduksi sesuai ketentuan yang ada," pungkas Zudan.


Editor : Udin Salim

Kirim Komentar Anda
Budayakan beri komentar terkait artikel yang ditayangkan. Komentar adalah tanggapan pribadi sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim, tidak mewakili kebijakan redaksi METROSULAWESI dot com. Redaksi berhak mengubah atau menghapus komentar sesuai dengan Pedoman Komunitas.