Friday, 24 March, 2017 - 06:17

BPJS Ketenagakerjaan Gandeng Pemkab Poso

Suasana rapat koordinasi Pemkab Poso bersama BPJS Ketenagakerjaan sekaligus mengsosialisasikannya. (Foto : Ist)

Poso, Metrosulawesi.com - Sesuai dengan ketentuan yang diatur dalam UU Ketenagakerjaan, bahwa semua elemen pekerja yang ada di Indonesia harus menggunakan BPJS Kesehatan dan Ketenagakerjaan, untuk melindungi pekerja dari resiko terkait kesehatan, jaminan hari tua dan segala manfaat yang tergantung dalam BPJS tersebut.

Hal itu dibahas dalam rapat koordisasi dan sosialisasi  yang dibuka langsung oleh Bupati Poso Darmin Agustinus Sigilipu, di Aula Pogombo kantor Bupati Poso, Kamis 15 Desember kemarin.

Hadir pula Sekretaris Kabupaten Poso  Sin Songgo dan Kepala BPJS Ketenagakerjaan Palu Zulkarnain Nasution, di dampingi Herdin BPJS  Poso dan sejumlah Kepala SKPD di lingkungan Pemerintahan Kabupaten (Pemkab) Poso.

Dalam sambutannya, Darmin menyampaikan bahwa BPJS  Ketenagakerjaan yang dulunya dikenal sebagai PT. Jamsostek bertransformasi sejak Juli 2015 sesuai dengan UU Nomor 24 tahun 2011, dimana kehadiran BPJS menggantikan sejumlah lembaga jaminan sosial yang telah ada sebelumnya. Askes diganti menjadi BPJS kesehatan dan Jamsostek diganti menjadi BPJS ketenagakerjaan.

Menurut Darmin, untuk memahami BPJS Ketenagakerjaan sangat perlu dilaksanakan sosisalisasi dan koordinasi dengan instansi terkait. Sehingga informasi penting dari kehadiran BPJS sebagai salah satu lembaga jaminan sosial di Indonesia, yang kini juga telah hadir di wilayah kabupaten Poso dapat diketahui masyarakat banyak.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Palu Zulkarnaen Nasution sebagai narasumber juga memaparkan sekelumit program jaminan BPJS  Ketenagakerjaan. Antara lain jaminan kecelakaan kerja, jaminan kematian, jaminan hari tua dan pensiun kepada para peserta sosialisasi dengan bahasa yang komunikatif.


Editor : Subandi Arya

Kirim Komentar Anda
Budayakan beri komentar terkait artikel yang ditayangkan. Komentar adalah tanggapan pribadi sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim, tidak mewakili kebijakan redaksi METROSULAWESI dot com. Redaksi berhak mengubah atau menghapus komentar sesuai dengan Pedoman Komunitas.