Thursday, 20 September, 2018 - 20:30

BPST Berdayakan Masyarakat Lokal Penuhi Kebutuhan Tenaga Kerja KEK

Direktur Utama PT BPST, Andi Mulhanan Tombolotutu. (Foto: Dok Metrosulawesi)

Palu, Metrosulawesi.com - PT Bangun Palu Sulawesi Tengah (BPST) selaku pengelola KEK Palu akan memberdayakan masyarakat lokal sebagai bentuk persiapan beroperasinya perusahaan-perusahaan di KEK Palu. Mereka akan dididik agar memiliki keterampilan yang linear dengan kebutuhan industri yang beroperasi nantinya.

Hal itu diungkapkan Direktur Utama PT BPST Andi Mulhanan Tombolotutu, kepada media ini, Senin, 18 Februari 2018.

“Dalam waktu dekat, PT BPST akan memberangkatkan puluhan masyarakat lokal ke luar daerah untuk mengikuti pelatihan, sebagi bentuk persiapan untuk diberdayakan di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Palu yang sudah mulai beroperasional,” kata Mulhanan.

Menurut Mulhanan, untuk mempersiapkan calon-calon tenaga kerja yang menjadi kebutuhan industri, akan dilakukan melalui pendidikan vokasi bekerja sama dengan Kementerian Perindustrian.

“Mudah-mudahan tahun ini target pertama kita adalah untuk memberikan pendidikan vokasi, jadi yang kita ambil pertama itu Diploma Satu (D1)  sesuai dengan kebutuhan dari industri,” ujar Mulhanan.

"Bulan depan akan ada kerjasama dengan Cina tentang pengolahan rotan, karena kita termasuk penghasil rotan yang terbesar maka kita membangun kerja sama dengan perusahaan-perusahaan di Cirebon dengan di Cina, di sini akan mereka latih,” katanya.

Kemungkinan akan dikirim sebanyak 60 orang untuk mengikuti pelatihan tersebut. Dari 60 orang masyarakat lokal tersebut akan dikirim secara bertahap untuk mengikuti pelatihan.

“Tahap pertama bulan ini mungkin 30 orang, kemudian beberapa bulan kemudian 30, dan itu berkesinambungan sehingga mereka bisa menjadi tenaga terampil di dalam kawasan. Nah, untuk mempekerjakan masyarakat lokal itu kita beri pendidikan vokasi, pendidikan keterampilan. Jadi, kita juga kerja sama dengan beberapa lembaga-lembaga yang ada untuk mensuplai tenaga-tenaga kerja. Jadi, untuk sementara ini kebutuhan-kebutuhan itu hampir seluruhnya tenaga-tenaga lokal yang dipakai,” tegasnya.

Selain itu, mantan Wakil Walikota Palu dua periode ini juga berharap agar pengusaha-pengusaha lokal dan masyarakat membangun kerja sama dan sinergitas agar tidak menjadi penonton di KEK Palu.