Saturday, 27 May, 2017 - 10:32

Buol Harap Maskapai Tambah Jadwal Penerbangan

Bupati Buol, Amiruddin Rauf. (Foto : Dok Metrosulawesi)

Buol, Metrosulawesi.com - Sejumlah pengusaha di Buol meminta maskapai penerbangan Wings Air yang menjadi satu-satunya maskapai penerbangan yang menghubungkan Kabupaten Buol dengan Palu, bisa menambah jam penerbangan menjadi setiap hari.

Selama ini jadwal penerbangan Buol-Palu hanya pada hari Senin, Rabu, Jumat dan Minggu. Sedangkan dari Palu ke Buol setiap hari Selasa, Kamis, Sabtu dan Minggu.

Beberapa pengusaha buol seperti Hengki dan Hong mengatakan, agar pihak maskapai penerbangan Wings Air melayani jadwal penerbangan full setiap hari dari Buol menuju Palu. Maupun Palu menuju Buol.

Hal ini disebabkan selain masih ada waktu yang belum terisi dengan jadwal yang ada, juga animo penumpang yang cukup banyak yang menggunakan jasa penerbangan. Sehingga tidak sedikit penumpang dari Buol menuju Palu, maupun daerah lainnya harus tertunda dengan alasan sudah tidak ada lagi siht atau tempat duduk.

"Dengan demikian tentu masyarakat pengguna jasa ini akan menunggu sampai dengan dua hari baru bisa berangkat, persoalan inilah yang menjadi salah satu hambatan perkembangan daerah ini. Khususnya di bidang perhubungan udara," kata Hong belum lama ini.

Sedangkan di bidang perhubungan laut, sejak bulan Desember 2016 lalu, KM. Labobar salah satu kapal milik PT. Pelni, yang menyinggahi pelabuhan Leok, saat ini sudah tidak lagi bersandar di Pelabuhan Leok.

"Entah apa masalahanya, padahal kapal tersebut sangat dibutuhkan masyarakat Buol. Khususnya pedagang yang dapat dengan cepat menghubungkan pulau Jawa, tempat pedagang di daerah ini beraktifitas bisnis," ujarnya.

Menanggapi hal itu, Bupati Buol Amiruddin Rauf yang juga sebagai calon bupati terpilih periode 2017-2022 pada tahun 2017, ketika dikonfirmasi Metrosulawesi dikediamannya mengatakan, bahwa hal ini memang benar karena bagi masyarakat Buol perhubungan udara, laut, dan darat sudah menjadi kebutuhan pokok masyarakat.

"Sehingga daerah ini juga bisa lepas dari keterisolasian sehingga bisa sejajar dengan daerah pemekaran lainnya. Bahkan akan lebih berkembang," katanya.

Olenya, Kadis Perhubungan Kabupaten Buol maupun Ka. Pogogul Buol agar dapat berupaya mencari solusi dengan pihak Wings Air, atau pihak maskapai penerbangan lainnya agar bisa menambah dan mengisi hari-hari yang lowong. Sehingga kebutuhan masyarakat dapat teratasi.

"Begitu pula dengan permasalahan yang terjadi dengan kapal KM. Labobar milik PT. Pelni, agar dapat pula bisa menyinggahi lagi pelabuhan Leok, karena sudah lebih kurang empat bulan kapal tersebut tidak lagi nongol," kata Amirudin.

Semua persoalan ini nantinya akan dikaji sedemikian rupa oleh SKPD terkait, untuk mencari solusi yang terbaik agar secepatnya kebutuhan masyarakat dapat terlayani, disamping percepatan pembangunan di daerah ini berjalan sesuai dengan rencana dan cita-cita menuju masyarakat Buol, yang lebih maju,sejahtera, adil dan makmur.


Editor : Subandi Arya

Kirim Komentar Anda
Budayakan beri komentar terkait artikel yang ditayangkan. Komentar adalah tanggapan pribadi sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim, tidak mewakili kebijakan redaksi METROSULAWESI dot com. Redaksi berhak mengubah atau menghapus komentar sesuai dengan Pedoman Komunitas.