Wednesday, 24 May, 2017 - 04:47

Bupati Donggala Harap DAK Dikelola dengan Baik

Bupati Donggala, Kasman Lassa saat membuka rapat evaluasi kegiatan bantuan sosial (bansos) di ruang Kasiromu kantor Bupati Donggala, Jumat (8/5). (Foto : Jose Rizal)

Sosialisasi Pengelolaan Dana Pertranian

Donggala, Metrosulawesi.com - Pemerintah daerah Kabupaten Donggala melakukan sosialisasi pengelolaan dana tugas pembantuan melalui APBN dan Dana Alokasi Khusus (DAK) untuk bidang pertanian tahun anggaran 2015.

Kegiatan tersebut juga dirangkai dengan rapat evaluasi kegiatan bantuan sosial (bansos). Kegiatan ini dibuka oleh Bupati Donggala, Kasman Lassa, di ruang Kasiromu kantor Bupati Donggala, Jumat (8/5).

Panitia pelaksana, Sofyan Dg Malabba mengatakan, maksud diselenggarakannya sosialisasi DAK dan rapat evaluasi kegiatan bansos tahun anggaran 2015 sebagai wadah untuk memberikan informasi terkait pengelolaan DAK. Juga sebagai wadah untuk mengevaluasi perkembangan pelaksanaan kegiatan bansos di Kabupaten Donggala oleh Dinas Pertanian, Peternakan dan Kesehatan Hewan.

Dia mengatakan, kegiatan ini juga untuk mendorong partisipasi pemerintah desa dalam mengawasi segala bentuk bantuan yang dialokasikan di masing masing desa, khususnya bantuan yang menggunakan DAK serta mengevaluasi efektifitas pelaksanaan bantuan sosial yang telah dikelola oleh kelompok tani.

Sementara Bupati Kasman Lassa dalam sambutannya mengatakan, Kabupaten Donggala ditinjau dari aspek pembangunan pertanian memiliki kekayaan sumber daya alam yang sangat potensial dan ditunjang letaknya yang strategis bagi pengembangan sektor pertanian.

Potensi lahan pertanian tersebut sebesar 247.343 Ha terdiri dari lahan sawah sebesar 14.306 Ha, lahan kering 208.917 Ha dan lahan pekarangan sebesar 24.120 Ha.

Dalam program pencapaian swasembada pangan lanjutnya, Pemerintah tengah mencanangkan program Upaya Khusus (Upsus) peningkatan produksi padi, jagung dan kedelai (Pajala) tahun 2015. Dengan indikator utama pada tahun 2017 Indonesia tidak lagi mengimport beras dari luar negeri.

Berdasarkan data produksi padi Sulawesi Tengah, Kabupaten Donggala merupakan salah satu kabupaten penyumbang produksi beras terbesar untuk wilayah Sulawesi Tengah.

Produksi padi Kabupaten Donggala pada 2013 mencapai 113.773 ton gabah kering giling yang setara dengan 64.067 ton beras, sedangkan kebutuhan konsumsi penduduk Kabupaten Donggala dengan jumlah penduduk 287.921 jiwa membutuhkan konsumsi sebesar 40.018 ton, “sehingga pada 2013 kita mengalami surplus beras sebesar 24.049 ton,” ungkap Bupati Kasman Lassa.

Dia juga mengatakan, dalam pelaksanaan program Upsus pemerintah memberikan bantuan benih dan pupuk untuk petani.

“Dan perlu kita syukuri bahwa untuk wilayah Kabupaten Donggala memperoleh bantuan benih padi sebanyak 250.000 Kg dan bantuan pupuk sebanyak 1.000 ton.”

Ditetapkan sebelumnya, pada 2015 Kabupaten Donggala menerima target luas tanam padi sebesar 26.313 Ha dengan tingkat produktivitas 53, 16 Kwintal per hektar dengan total produksi sebesar 135.140 ton gabah kering giling.

Selain bantuan benih dan pupuk, melalui dana tugas pembantuan dari Direktorat Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Kementerian Pertanian RI, pada 2015 ini memberikan bantuan kegiatan optimasi lahan seluas 2.400 Ha, pengembangan kedelai seluas 200 Ha, dan pengembangan padi sawah metode SRI 1.000 Ha.

Untuk mendukung program tersebut, diberikan bantuan alat dan mesin pertanian bagi petani berupa alat mesin panen (combine) sebanyak 4 unit, alat pengering (Dryer) 5 unit, mesin pemipil jagung 12 unit, pompa air 7 unit, Handtraktor 14 unit dan revitalisasi penggiling sebanyak 5 unit.

Bupati melanjutkan, pengelolaan dana tugas pembantuan yang diterima oleh Kabupaten Donggala dari Kementerian Pertanian RI pada tahun 2015 sebesar Rp.37.850.723,000, meliputi pengembangan tanaman pangan sebesar Rp.1.346.686.000, pengembangan hortikultura sebesar Rp. 1.147.100.000, pengolahan dan pemasaran hasil pertanian sebesar Rp. 1.881.000.000 dan pengembangan prasarana dan sarana pertanian sebesar Rp. 33.475.937.000.

Bupati berharap agar anggaran yang terbilang besar yang dikucurkan ini dapat dikelola dengan baik, efektif dan efisien dengan pencapaian sasaran yang telah ditetapkan.

"Kepada kelompok tani penerima bantuan, disampaiakan untuk bekerja dengan baik dalam pencapaian fisik kegiatan agar sesuai dengan petunjuk pelaksanaan dan pedoman teknis yang telah ditetapkan termasuk di dalamnya tertib dalam hal administrasi keuangan," pesan Bupati dalam sambutannya.


Editor : Tahmil Burhanuddin Hasan

Kirim Komentar Anda
Budayakan beri komentar terkait artikel yang ditayangkan. Komentar adalah tanggapan pribadi sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim, tidak mewakili kebijakan redaksi METROSULAWESI dot com. Redaksi berhak mengubah atau menghapus komentar sesuai dengan Pedoman Komunitas.