Sunday, 22 October, 2017 - 12:46

Bupati Mamuju Serahkan Asuransi Nelayan Rp100 Juta

Bupati Mamuju Habsi Wahid (dua kiri) menyerahkan klaim asuransi kepada Najamuddin (60) orang tua nelayan yang kena musibah saat melaut di ruang kerja Bupati Mamuju. (Foto : Humas Pemkab Mamuju)

Mamuju, Metrosulawesi.com - Bupati Mamuju Habsi Wahid menyerahkan klaim asuransi Rp100 juta kepada keluarga nelayan yang menjadi korban saat melaut.

Penyerahan klaim asuransi nelayan oleh Bupati Mamuju Habsi Wahid kepada orang tua korban yang berlangsung di ruang kerja bupati, pada Kamis, disaksikan langsung Direktur Jasindo Cabang Palu Sulawesi Tengah Rahmat S. Manoppo dan Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan setempat Lukman Sanusi serta kerabat korban.

Bupati mengatakan, tidak menduga asuransi yang diperoleh nelayan cukup besar.

"Santunan sebanyak ini sebagai bentuk perhatian pemerintah daerah bersama Jasindo yang begitu besar untuk memberikan perlindungan kepada masyarakat. Alhamdulillah kita menyaksikan penyerahan santunan untuk membantu membiayai ekonomi keluarga dan saya meminta santunan ini juga disisipkan juga untuk pengobatan Saiful yang kini mengalami lumpuh total," terang Habsi Wahid.

"Saya juga mengimbau kepada masyarakat khususnya nelayan untuk segera mengurus kartu nelayan agar bisa mendapatkan asuransi sehingga ada perlindungan saat terjadi musibah ketika melaut," ucapnya.

Sementara, orang tua nelayan yang menerima klaim asuransi tersebut Najamuddin (60) menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Mamuju dan pihak Jasindo atas santunan yang diberikan kepada anaknya itu.

"Kami sangat bersyukur atas bantuan yang diberikan oleh pemerintah daerah dan Insya Allah apa yang diberikan akan dipergunakan dengan baik," tutur Najamuddin.

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Mamuju Lukman Sanusi mengatakan, dari 12.000 nelayan di daerah itu terdapat sekitar 3.431 yang sudah memiliki kartu nelayan dan yang telah memiliki kartu asuransi sebanyak 1.893.

"Tahun ini kami sudah mengajukan penerbitan kartu asuransi terhadap 540 kartu nelayan," kata Lukman Sanusi. (ant)

Kirim Komentar Anda
Budayakan beri komentar terkait artikel yang ditayangkan. Komentar adalah tanggapan pribadi sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim, tidak mewakili kebijakan redaksi METROSULAWESI dot com. Redaksi berhak mengubah atau menghapus komentar sesuai dengan Pedoman Komunitas.