Saturday, 20 January, 2018 - 03:30

Bupati Morut Bantah Target PAD Turun

Aptripel Tumimomor. (Foto : Dok Metrosulawesi)

Dana BOS Terkendala SK Gubernur

Morut, Metrosulawesi.com - Bupati Morowali Utara (Morut) Aptripel Tumimomor membantah target pendapatan asli daerah (PAD) tahun 2018 menurun dibandingkan tahun sebelumnya. Hal itu dikemukakan Bupati Morut menanggapi pemandangan umum Fraksi Merah Putih DPRD Morut.

Fraksi Merah Putih menyebut target penerimaan pendapatan asli daerah (PAD) menurun yaitu tahun 2017 sebesar Rp67 miliar atau tepatnya Rp 67.692.312.818, turun pada tahun 2018 menjadi Rp.36.651.077.765.

Menanggapi hal tersebut Bupati Morut Aptripel Tumimomor Selasa 28 November 2017 memberi jawaban atas pemandangan umum fraksi-fraksi DPRD Kabupaten Morut.  Dia menjelaskan, bahwa angka Rp67 miliar merupakan target PAD setelah perubahan APBD tahun 2017. Sebelumnya target PAD awal tahun 2017 berada pada angka Rp 31.523.672.000. Karena itu, kata dia apabila mengacu pada angka penetapan awal justru target PAD pada tahun 2018 mengalami peningkatan menjadi sebesar Rp.36.651.077.765.

Pada kesempatan itu, Bupati jelaskan pula angka target PAD setelah perubahan APBD tahun 2017, mengalami kenaikan yang cukup signifikan itu disebabkan karena terjadi peningkatan realisasi penerimaan sektor lain-lain pendapatan asli daerah yang sah bukan sektor pajak daerah.

Dana Bos

Selanjutnya terkait target penerimaan dana BOS belum dimasukan dalam komponen lain-lain PAD yang sah pada RAPBD 2018 disebabkan sampai saat ini belum diterbitkannya SK Gubernur tentang perkiraan alokasi dana BOS untuk Kabupaten Morut tahun 2018,  sehingga nantinya dapat dimasukan pada penyusunan RAPBD perubahan tahun 2018.

Sementara dana perimbangan sebesar Rp. 817.048.831.000,- menurut Bupati sudah sesuai informasi resmi dari kementerian keuangan dan dapat diakses secara langsung oleh umum pada website Kementerian R.I di Jakarta dimana untuk tahun anggaran 2018 sampai saat ini belum terbit pepres yang melandasinya.

Begitu juga fraksi partai Kebangkitan Bangsa DPRD Morut menyoroti Dinas PU dan penataan ruang pada kegiatan peningkatan jalan ruas A sampai Z (DAK) sebesar Rp.69.775.000.000,-masih dalam bentuk gelondongan.

Menurut Bupati masing-masing item pekerjaan DAK baru selesai dilakukan asistensi desk dengan Kementerian Pekerjaan Umum pada 14-15 November 2017 di Lombok, sehingga belum terinci dalam buku rancangan APBD 2018.


Editor : Syamsu Rizal

Tags: 
Kirim Komentar Anda
Budayakan beri komentar terkait artikel yang ditayangkan. Komentar adalah tanggapan pribadi sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim, tidak mewakili kebijakan redaksi METROSULAWESI dot com. Redaksi berhak mengubah atau menghapus komentar sesuai dengan Pedoman Komunitas.