Saturday, 22 July, 2017 - 18:44

Bupati Tepis Isu Banjir Akibat Aktivitas HTI

ILUSTRASI - Banjir di Gorontalo. (Foto : RoL)

Gorontalo, Metrosulawesi.com - Bupati Gorontalo Utara, Indra Yasin menepis informasi jika banjir dan tanah longsor 25 Desember lalu karena adanya aktivitas perusahaan Hutan Tanaman Industri (HTI) di Kecamatan Tomilito dan Gentuma.

"Kabupaten ini merupakan daerah rawan banjir dan tanah longsor, bahkan beberapa kecamatan diantaranya Kwandang dan Tomilito telah menjadi langganan banjir sejak puluhan tahun lalu," ujar Indra, Minggu (28/12) seperti dikutip Antara.

Ia berharap, warga tidak berspekulasi terkait penyebab timbulnya bencana banjir dan tanah longsor apalagi jika sampai menuding pihak HTI sebagai penyebab terjadinya bencana tersebut.

Menurutnya, aktivitas perusahaan HTI dinilai sudah baik bahkan diyakini mampu meminimalisir bencana banjir dan tanah longsor.

Apalagi sistem penanaman dilakukan dengan metode terasering yang dapat menghindari luncuran air secara langsung dari atas bukit atau pegunungan.

Indra mengatakan, hal terpenting yang harus dilakukan masyarakat yaitu tidak melakukan aktivitas peladangan berpindah, khususnya di daerah kemiringan atau perbukitan yang secara tidak sadar justru menjadi salah satu penyebab utama banjir karena lahan yang gundul.

Kirim Komentar Anda
Budayakan beri komentar terkait artikel yang ditayangkan. Komentar adalah tanggapan pribadi sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim, tidak mewakili kebijakan redaksi METROSULAWESI dot com. Redaksi berhak mengubah atau menghapus komentar sesuai dengan Pedoman Komunitas.