Sunday, 23 July, 2017 - 18:40

Calon Petahana Tak Hadiri Deklarasi Damai Pilkada Buol

Tiga Paslon bupati Buol tanpa calon petahana. (Foto : Ist)

Buol, Metrosulawesi.com - Petahana peserta Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Buol 2017, dr Amirudin Rauf tidak hadir dalam penandatanganan Deklarasi Pilkada Berintegritas dan Damai di Sekretariat KPUD Kabupaten Buol, Jalan Syarif Mansur Kelurahan Leok, Kecamatan Biau. Pasangan nomor urut dua tersebut hanya dihadiri calon wakil Bupati Abdulah Batalipu, Kamis 27 Oktober 2016.

Menurut Ketua KPUD Kabupaten Buol, Adil Suling, tidak hadirnya dr. Amirudin Rauf, karena menghadiri pelantikan Plt Bupati Buol, Abdulah Kawulusan di kantor Gubernur. Namun, dari pengamatan media ini di lokasi pelantikan Plt Bupati Buol di gedung Polibu, kantor Gubernur bahwa dr. Amirudin tak hadir dilokasi pelantikan.

Adil menambahkan, pada kegiatan yang  berlangsung dibawah pengamanan aparat Polres Buol tersebut, dia minta kepada seluruh paslon dan para pendukung untuk tetap menjaga situasi agar tetap kondusif hingga seluruh tahapan Pilkada selesai dilaksanakan.

"Karena deklarasi ini merupakan bentuk komitmen bersama, mulai pihak paslon, pendukung dan masyarakat pada umumnya untuk memperoleh hasil Pilkada yang yang bermartabat," ujar Adil.

Dia juga mengatakan, usai deklarasi Pilkada Damai ini, akan dilanjutkan dengan pawai damai  masih sebagai rangkaian Pilkada Damai, sekaligus dimulainya secara resmi tahapan kampanye pada Sabtu (28/10/2016).

Hal menarik kembali terjadi usai sesi foto bersama, setelah pihak panitia menyatakan selesainya seluruh rangkaian deklarasi, para kandidat langsung meninggalkan ruang pertemuan, kecuali paslon Samsudin Koloi-Nurseha Batalipu yang terlebih dulu naik menghampiri para komisioner untuk bersalaman.

Di tempat sama, teriakan yel-yel para pendukung masing-masing paslon yang bersahutan membuat suasana ruang menjadi gaduh. Meski saling menggoda antar pendukung paslon lain, namun suasana tetap terkendali.

Sementata itu, pasangan Samsudin Koloi-Nurseha Batalipu kepada wartawan menyampaikan permintaan kepada pendukungnya untuk tetap menjaga situasi tetap tenang, aman dan damai, serta tidak mudah terhasut isu-isu negatif dari pihak-pihak tidak bertanggungjawab, baik terhadap kandidat maupun pendukung dan tim sukses.

"Saya minta kepada bapak-bapak dan ibu-ibu, jangan terpancing dengan isu apapun, jangan sampai cita-cita kita semua untuk perubahan situasi dan kondisi Kabupaten Buol yang lebih baik akan tercederai oleh tindakan emosional kita," imbau Samsudin. (jk/bn)

Kirim Komentar Anda
Budayakan beri komentar terkait artikel yang ditayangkan. Komentar adalah tanggapan pribadi sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim, tidak mewakili kebijakan redaksi METROSULAWESI dot com. Redaksi berhak mengubah atau menghapus komentar sesuai dengan Pedoman Komunitas.