Wednesday, 24 May, 2017 - 04:51

Cawagub Terbentur Tatib

Erwin Burase. (Foto : Ist)

Palu, Metrosulawesi.com - Proses pemilihan calon Wakil Gubernur (Wagub) Sulawesi Tengah nampaknya belum dapat dilaksanakan, mengingat dua nama yang diusulkan Partai Amanat Nasional (PAN) tidak sinergis dengan usulan tiga partai pengusung lainnya.

Menurut anggota Panitia Pemilihan (Panlih) DPRD Sulawesi Tengah, Erwin Burase, berdasarkan Tata Terib (Tatib) Pemilihan Wagub, dua nama yang diusulkan Gubernur harus mengantongi rekomendasi dari seluruh partai pengusung.

“Saya rasa Pak Gubernur sudah memahami, kemungkinan usulan dua nama belum dikirim apabila terdapat perbedaan rekomendasi dari partai pengusung,” kata Erwin, Selasa 9 Mei 2017.

Sebagai Panlih Erwin enggan mengomentari dinamika di tubuh partai pengusung, dia hanya mengingatkan dalam Tatib sangat jelas.
 
“Pada prinsipnya kami menunggu usulan dari Gubernur, kami tidak ingin masuk keranah partai pengusung,” kata Erwin.
 
Dirinya berharap kosongnya kursi Wagub segera terisi, agar semua pekerjaan tidak tertumpuk pada Gubernur saja. Dengan adanya Wagub kinerja pemerintaahan semakin efektif, olehnya kekosongan kursi Wagub tidak berlangsung lama.

Seperti diberitakan sebelumnya, PAN telah mengeluarkan rekomendasi kepada Hidayat Lamakarate dan Oskar R Paudi sebagai calon Wagub. Rekomendasi tersebut tidak berjalan seirama dengan rekomendasi tiga partai pengusung lainnya, dimana Gerindra, PKB dan PBB mengusulkan Hidayat dan Zainal Daud.

Sementara dalam Tatib sangat jelas ditekankan bahwa dua nama yang diusulkan partai pengusung melalui Gubernur harus mengantongi rekomendasi dari seluruh partai pengusung. Apabila terdapat perbedaan maka rekomendasi tersebut dianggap tidak memenuhi syarat.

Kirim Komentar Anda
Budayakan beri komentar terkait artikel yang ditayangkan. Komentar adalah tanggapan pribadi sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim, tidak mewakili kebijakan redaksi METROSULAWESI dot com. Redaksi berhak mengubah atau menghapus komentar sesuai dengan Pedoman Komunitas.