Saturday, 29 April, 2017 - 22:03

Error message

  • Warning: Invalid argument supplied for foreach() in views_join->build_join() (line 1548 of /home/metrosulteng/public_html/profiles/openpublish/modules/contrib/views/includes/handlers.inc).
  • Warning: Invalid argument supplied for foreach() in views_join->build_join() (line 1548 of /home/metrosulteng/public_html/profiles/openpublish/modules/contrib/views/includes/handlers.inc).
  • Warning: Invalid argument supplied for foreach() in views_join->build_join() (line 1548 of /home/metrosulteng/public_html/profiles/openpublish/modules/contrib/views/includes/handlers.inc).
  • Warning: Invalid argument supplied for foreach() in views_join->build_join() (line 1548 of /home/metrosulteng/public_html/profiles/openpublish/modules/contrib/views/includes/handlers.inc).

Chef Mercure dan Swiss Belhotel Jadi Juri Memasak di Festival Raudhah Sis Aljufri

Kemampuan memasak WIA diuji chef dari dua hotel ternama di Kota Palu. (Foto : Syarifudin/ Metrosulawesi)

Palu, Metrosulawesi.com – Pada memeriahkan festival Raudhah Sis Aljufri ke III, Wanita Islam Alkhairaat (WIA) Palu  mengadakan lomba memasak untuk anggota WIA dari beberapa kecamatan di wilayah Kota Palu yang dilaksanakan di area kegiatan halaman kantor Pengurus Besar Alkhairaat, Senin (27/7).

Lomba memasak WIA ini diikuti perwakilan dari enam Kecamatan Yakni Kecamatan Palu Barat, Kecamatan Palu Timur, Kecamatan Palu Selatan, Kecamatan Palu Utara, Kecamatan Tatanga, Kecamatan Ulujadi.

Lomba ini menguji kemampuan anggota WIA dalam menyuguhkan kuliner khas Palu, mulai sayur kelor, woku dan lain-lain.

Hebatnya, kemampuan memasak anggota WIA, diuji langsung chef dari dua hotel terbesar di Kota Palu, yakni Chef Delon dari Swiss bellHotel Palu. Kemudian juga Chef Herman dari Hotel Mercure Palu.

Kedua Chef dari hotel ternama di Kota Palu ini menilai masakan peserta tidak hanya dari segi rasa, tetapi juga segi tampilan, cara kerja, inovasi dan presentasi.

“Semua masakan enak, gak ada yang gak enak. Cuma kenapa ada juara satu, dua tiga, karena selain rasa, ada hal lain juga yang dapat menunjang nilai. Seperti warna, penyajian, hiasan-hiasan meja dan penampilan dari pada pesertanya sendiri,” jelasnya.

Delon yang pada kesempatan tersebut didampingi lansung general menejernya mengatakan, jika dilihat dari rasa semuanya pasti juara satu, karena semua masakan gak ada yang gak enak, rasanya juga macam-macam, ada yang manis, asam dan juga pedas.

Chef Delon mengatakan, kegiatan seperti ini akan mampu mengangkat kearifan kuliner lokal, ditengah masukan aneka makanan asing.

Keluar sebagai juara dalam lomba masak ini, perwakilan dari WIA

Kecamatan Tatanga, kemudian WIA Kecamatan Palu Timur dan WIA Ulujadi. Sedangkan untuk juara harapan satu, dua dan tiga, masing-masing diraih WIA Palu Barat, Palu Utara dan Palu Selatan.

Pengumuman sendiri disampaikan Ches Herman yang memberikan nilai lebih kepada WIA Tatangan, karena menyuguhkan menu penutup berupa es serutan melon.


Editor : Joko Santoso

Kirim Komentar Anda
Budayakan beri komentar terkait artikel yang ditayangkan. Komentar adalah tanggapan pribadi sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim, tidak mewakili kebijakan redaksi METROSULAWESI dot com. Redaksi berhak mengubah atau menghapus komentar sesuai dengan Pedoman Komunitas.