Monday, 23 January, 2017 - 06:29

Cudi Kecewa Atas Sikap DPP dan DPD Golkar

ILUSTRASI - Rusdy Mastura. (Grafis : Agung Rifai/ Metrosulawesi)

Mengaku Sudah Punya Rekomendasi DPP

Palu, Metrosulawesi.com - Mantan Wali Kota Palu Rusdy Mastura, dan juga sebagai salah seorang politisi senior di partai Golkar mengaku kecewa terhadap sikap Dewan Pimpinan Pusat (DPP) dan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Sulawesi Tengah yang mencoba melaksanakan Musyawarah daerah tidak sesuai dengan aturan partai tersebut.

Olehnya, Cudi sapaan akrab Rusdi Mastura, meminta kepada Plt ketua DPD Golkar Sulteng agar menaati segala ketentuan yang diatur dalam internal partai melalui Pemtunjuk pelaksanaan (Juklak) Nomor 5 tahun 2016, dan anjuran dari hasil Rapat pimpinan nasional (Rapimnas).

"Organisasi harus menaati seluruh mekanisme dan aturan main tersebut. Apalagi memang hal itu telah ditetapkan dalam anggaran dasar dan anggaran rumah tanggah (AD-ART). Dimana proses Musda harus digelar berjenjang mulai dari pengurus tingkat bawah," ungkap Cudi, Senin, 22 Agustus 2016.

"Saya sudah kecewa dengan orang DPP dan DPD. bagaimana tidak, keputusan Rapimnas harusnya musyawarah daerah berjenjang dari tingkat bawah, bukan dari atas," keluh Cudi.
 
Dia menduga, ada upaya rekayasa yang coba dilakukan oknum pengurus DPP maupun DPD Sulteng partai pohon beringin itu untuk menyalahi aturan penyelenggaraan Musda. Upaya itu, terkait rencana memulai Musda dari pengurus tingkat atas ke bawah.

"Hasil Rapimnas mengarahkan agar Musda dilakukan berjenjang mulai dari tingkat bawah ke atas," tegas Cudi.

Kalau benar demikian, maka oknum yang ada di pengurus pusat telah melanggar aturan, termasuk Plt Ketua DPD Golkar Sulteng. Sehingga hal ini menimbulkan kekecewaan yang amat besar bagi Cudi.

"Saya sangat sangat kecewa. Untuk apa mereka punya pengalaman di Golkar. Bahkan ada kabar saya dengar, kalau tidak ada uang jangan maju jadi ketua Golkar. Bayangkan pernyataan seperti itu. Saya sudah kecewa, jangan rusak suasana Sulawesi Tengah,” tandasnya Cudi.

Terkait soal pencalonan dirinya menjadi ketua di DPD Golkar Sulteng, Cudi mengaku telah mendapat rekomendasi dari DPP. Dimana, salah satu syarat pencalonan sebagai ketua itu dilihat dari jenjang pendidikan minimal sarjana. Namun Cudi mendapat kemudahan dari DPP karena berbagai pertimbangan.

Akan tetapi kemudian rekomendasi itu, tentunya akan mentah jika kemudian Musda yang akan digelar nanti tidak mengikuti ketentuan hasil Rapimnas.

"Terserah mereka, kalau DPD masih membutukan saya oke, tetapi kalau sebaliknya tidak jadi soal. Banyak partai yang sudah tawari kepada saya, tetapi saya masih menahan diri. Saya katakan saya belum Musda," pungkasnya. 


Editor : Udin Salim

Kirim Komentar Anda
Budayakan beri komentar terkait artikel yang ditayangkan. Komentar adalah tanggapan pribadi sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim, tidak mewakili kebijakan redaksi METROSULAWESI dot com. Redaksi berhak mengubah atau menghapus komentar sesuai dengan Pedoman Komunitas.

Bintang Delapan