Tuesday, 26 September, 2017 - 18:48

Dahlan MS Pimpin Muhammadiyah Sulteng

Para peserta Muswil Muhammadiyah ke-12 menyalami Ketua Muhammadiyah terpilih periode 2016-2020, Dahlan MS di Aula Rektorat Muhammadiyah Palu. Minggu (6/3). (Foto : Metrosulawesi/Eddy)

Palu, Metrosulawesi.com - Hasil Musyawarah Wilayah (Muswil) Muhammadiyah/Aisyiah ke 12 akhirnya menetapkan Dahlan MS sebagai Ketua Muhammadiyah Sulteng periode 2016-2020, Minggu (6/3). Dahlan terpilih menggantikan Syamsudin H Chalid yang telah memimpin Muhammadiyah periode sebelumnya.
 
Dalam sambutannya setelah terpilih, Dahlan mengatakan tugas kepemimpinan yang diembannya merupakan tanggung jawab besar.

“Adalah tanggungjawab yang besar untuk memimpin Muhammadiyah lebih baik lagi. Membawa perubahan, baik dari aspek kelembagaan, sosial, budaya maupun pendidikan sesuai dengan asas Islam,” katanya.

Menurutnya, Muhammadiyah merupakan gerakan Islam dengan membawa dakwah amar ma’ruf nahi munkar dan bersumber pada Alquran dan Hadist.

“Gerakan Muhammadiyah tersebut bermaksud meneladani jejak perjuangan Nabi Muhammad SAW dalam rangka menegakkan dan menjunjung tinggi agama Islam semata-mata demi terwujudnya Izzul Islam wal Muslimin (kejayaan Islam_red) sebagai idealita dan kemuliaan hidup sebagai realita,” ungkapnya.

Dahlan berharap rasa persatuan dan kesatuan antar warga Muhammadiyah tetap terjaga dalam membela Islam. 

“Selain itu, adanya kerja sama yang baik antar sesama pengurus Muhammadiyah dalam membangun orgnisasi Islam lebih baik lagi,” jelasnya.

Sementara itu, Syamsudin H Cholid dalam sambutannya mengatakan, dengan adanya kepemimpinan yang baru, diharapkan dapat membawa Muhammadiyah lebih maju.

“Dengan mempererat silaturahim antar sesama agama maupun beda agama. Muhammadiyah milik masyarakat Sulteng, bukan milik masyarakat Muhammadiyah semata sehingga tetap mengeratkan silaturahim dan menghormati agama lain,” jelasnya.

Kirim Komentar Anda
Budayakan beri komentar terkait artikel yang ditayangkan. Komentar adalah tanggapan pribadi sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim, tidak mewakili kebijakan redaksi METROSULAWESI dot com. Redaksi berhak mengubah atau menghapus komentar sesuai dengan Pedoman Komunitas.