Monday, 20 November, 2017 - 07:56

Damkar Palu Tak Punya Alat Pemadam untuk Gedung Tinggi

Mobil lift Pemadam Kebakaran. (Foto : Ist)

Palu, Metrosulawesi.com - Kepala Kantor Pemadam Kebakaran (Damkar) Kasrun Tori mengungkapkan, butuh tambahan unit kendaraan operasional untuk menjangkau wilayah kerjanya.

Menurutnya, melihat luas wilayah dan jumlah penduduk di Kota Palu yang cukup banyak, ditambah lagi banyaknya gedung-gedung bertingkat mulai dibangun di Kota Palu. Sudah seharusnya kendaraan operasional Damkar jadi perhatian pemerintah kota.

Menurutnya, unit kendaraan operasional Damkar saat ini masih sangat kurang dan sejumlah mobil Damkar usianya juga sudah uzur.

“Kita lihat sendiri, belakangan ini kan sering terjadi kebakaran, kalau kebetulan bersamaan terjadi kebakaran kita kan akan kekurangan mobil, apalagi mobil tembak kita hanya beberapa unit yang beroperasi,” kata dia.

“Ditambah lagi banyaknya gedung bertingkat yang mulai berdiri. Sementara kita belum punya mobil yang bisa mencapai ketinggian tersebut,” tandasnya.

Dia berharap, agar Damkar Kota Palu bisa segera mendapatkan tambahan kendaraan operasional, “Paling tidak 30 unit mobil baru cukup, dan harus ada mobil khusus untuk gedung-gedung yang tinggi,” katanya, Jumat (10/10/2014).

Untuk saat ini, dia mengaku belum ada mobil Damkar yang bisa mencapai bangunan tinggi jika terjadi kebakaran. Artinya pihaknya akan pasrah saja jika terjadi kebakaran di bangunan bertingkat untuk saat ini,”Ya semoga saja tidak terjadi, karena memang saat ini kita belum punya.”

”Tapi, kita seharusnya sudah memiliki kendaraan seperti itu, karena bukan bangunan yang dipikirkan, tapi orang yang ada di dalamnya, bagus kalau misalkan kaya hotel itu ada tempat  evakuasi kalau ada kebakaran, kalau tidak? Jangan sampai kejadian lagi karena takut terbakar akhirnya lompat dari gedung bertingkat,” tutur Kepala Damkar itu.

Sementara itu, Damkar kota Palu memiliki 12 unit mobil operasional dan hanya 9 unit mobil yang masih bisa dioperasionalkan. Sedangkan  3 unit mobil lainnya dalam keadaan rusak.


Editor : Syamsu Rizal

Kirim Komentar Anda
Budayakan beri komentar terkait artikel yang ditayangkan. Komentar adalah tanggapan pribadi sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim, tidak mewakili kebijakan redaksi METROSULAWESI dot com. Redaksi berhak mengubah atau menghapus komentar sesuai dengan Pedoman Komunitas.