Friday, 21 July, 2017 - 18:58

Dansatgas Opster TNI Tinjau Pekerjaan Renovasi RTLH di Napu

Danrem 132/Tadulako, Kolonel Inf Muhammad Saleh Mustafa yang juga selaku Dansatgas Opster TNI Sintuwu Maroso 2017, saat meninjauan lokasi pengerjaan sasaran fisik, renovasi enam unit Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), di Desa Winowangga, Desa Watumaeta dan Desa Sedoa Kabupaten Poso, Jumat 30 Juni 2017. (Foto : Ist)

Poso, Metrosulawesi.com - Danrem 132/Tadulako, Kolonel Inf Muhammad Saleh Mustafa yang juga selaku Dansatgas Opster TNI Sintuwu Maroso 2017, didampingi Wadansatgas Opster TNI Letkol Inf Dody Triyo Hadi, S.Sos, melaksanakan peninjauan ke lokasi pengerjaan sasaran fisik, yakni renovasi enam unit Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di Desa Winowangga, Desa Watumaeta dan Desa Sedoa Kabupaten Poso, Jumat 30 Juni 2017.

Secara umum, di kedua desa ini masih terlihat sisa-sisa bencana alam gempa bumi yang terjadi beberapa waktu lalu. Banyak rumah, sarana ibadah serta fasilitas umum yang hancur dan menyisakan puing-puing yang masih berserakan di lokasi yang terkena dampak terparah dari gempa.

Hingga saat ini, masih sering terjadi gempa susulan dengan skala kecil sehingga masih terdapat tenda-tenda di depan rumah masyarakat sebagai antisipasi penyelamatan diri apabila ada gempa susulan.

Kondisi ini sangat memprihatinkan sehingga perlu penanganan secara cepat dan tepat. Oleh karena itu dalam peninjauannya ke lokasi tersebut, Kolonel Saleh meminta kepada seluruh anggota Satgas Opster yang diperbantukan di wilayah tersebut agar bekerja dengan serius dan penuh tanggung jawab untuk meringankan beban dan penderitaan warga kedua desa, khususnya warga yang rumahnya menjadi sasaran renovasi RTLH.

Wujud keseriusannya akan kondisi ini, Ia beserta rombongan meninjau satu persatu proses pengerjaan renovasi rumah oleh prajuritnya, bahkan tidak jarang mengoreksi dan memberi masukan kepada anggotanya atas pelaksanaan pekerjaan, agar hasil pekerjaan mereka bagus dan berkualitas baik.

"Kalau kalian pasang batako seluruh rongganya harus diisi penuh dengan semen agar dinding yang kalian dirikan menjadi kokoh dan kuat," ucap Danrem.

Dalam kesempatan itu juga, Danrem 132/tadulako menyampaikan pesan kepada seluruh prajurit Satgas Opster yang sedang bekerja, agar bekerjalah dengan ikhlas, gunakan prinsip sedikit bicara banyak bekerja, sesuai slogan dari orang-orang tua dahulu. Dengan keseriusan dan keikhlasan pasti seluruh pekerjaan dapat terselesaikan tepat waktu tanpa mengesampingkan faktor kualitas.

"Kalau bisa, sampai kalian pensiun nanti masih bisa melihat rumah ini berdiri dengan kokoh. Oleh karena itu sebagai prajurit TNI kalian harus bangga pada dirimu karena telah membantu masyarakat yang sedang kesusahan," ujar Danrem.

Program Opster TNI di wilayah Napu ini sangat tepat sasaran karena daerah ini baru saja dilanda bencana alam gempa bumi. Bekerjasama dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Poso, Satgas Opster TNI bahu membahu bersama masyarakat untuk memulihkan kembali keadaan wilayah tersebut, agar roda perekonomian masyarakat dapat segera pulih dan berjalan sebagaimana mestinya.

Kemanunggalan TNI dengan rakyat harus terus dipelihara dan ditingkatkan agar selalu terjalin komunikasi yang baik antara TNI dengan masyarakat sehingga negara yang kita cintai bersama ini terhindar dari segala bentuk ancaman yang dapat merusak kedamaian dan kedaulatan NKRI.

Kirim Komentar Anda
Budayakan beri komentar terkait artikel yang ditayangkan. Komentar adalah tanggapan pribadi sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim, tidak mewakili kebijakan redaksi METROSULAWESI dot com. Redaksi berhak mengubah atau menghapus komentar sesuai dengan Pedoman Komunitas.

Berita Terkait