Saturday, 21 October, 2017 - 22:08

Debat Konstitusi Upaya Tingkatkan Kualitas Mahasiswa

Acara Debat Konsitusi Fakultas Hukum Universitas Tadulako, Rabu, 18 Mei 2017. (Foto : Ist)

Palu, Metrosulawesi.com - Dekan Fakultas Hukum Universitas Tadulako, Dr. Sulbadana SH. MH membuka kegiatan debat konstitusi sekaligus mendeklarasikan Forum Debat Hukum dan Konstitusi (FDHK), Rabu, 18 Mei 2017.

Dr. Sulbadana. SH. MH mengungkapkan kegiatan tersebut merupakan upaya untuk meningkatkan kualitas akademik mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Tadulako.

“Mahasiswa sebagai masyarakat Indonesia harus memahamai konstitusi negaranya. Bahkan mencari solusi agar penyelenggara negara bisa mewujudkan cita-cita negara adil dan makmur,” katanya.

“Untuk itu, aktualitas dalam kehidupan berbangsa dan negara senantiasa tidak terlepas pada konstitusi negara Republik Indonesia,” sambungnya.

Dr. Sulbadana menjelaskan kegiatan Debat Konstitusi tidak hanya selesai pada perdebatan, namun harus memahami jiwa konstitusi negara Indonesia.

”Kita berharap Debat Konstitusi bisa menghasilkan mahasiswa terbaik yang akan menjadi perwakilan Fakultas Hukum Untad untuk mengikuti Debat Konstitusi pada tingkat regional dan nasional,” katanya.

Sementara itu, inisiator pembentuk FDHK Firmansyah A. Pamentar mengungkapkan pembentukan FDHK  dilatarbelakangi oleh keresahan melihat atmosfir Fakultas Hukum Untad yang jauh dari atmosfir akademik.

“Spirit ini kemudian menjadi dasar untuk menjawab persoalan tersebut. Melalui forum ini kita ciptakan debate's-debaters yang kompetitif baik di tingkat regional maupun nasional,” katanya.

“Forum ini akan menjadi garda terdepan dalam mengkualitaskan mahasiswa Fakultas Hukum Untad dalam membuat ruang diskusi yang sifatnya ilmiah, pelatihan legal drafting, pelatihan kepemimpinan, advokasi, dan lainnya,” sambungnya.

Firman menelaskan tujuan FDHK yakni "Kriris Dalam Berpikir, Progres Dalam Bertindak dan Konsisten dalam Mengabdi".

“Kami berharap FDHK dapat direspon oleh semua pihak, termasuk pimpinan Fakultas Hukum agar kedepannya bisa mmbawa Fakultas Hukum Untad berkompetisi di level selanjutnya, baik debat hukum maupum debat konstitusi,” katanya.

“Kami juga berharap pimpinan fakultas tidak hnya merespon positif sampai pada pengesahan secara simbolik saja, namun sampai pada tahap dipermanenkan lembaga ini, agar kemudian bisa setara dengan lembagalain pada lingkungan Fakultas Hukum Untad,” sambungnya.


Editor : M Yusuf BJ

Kirim Komentar Anda
Budayakan beri komentar terkait artikel yang ditayangkan. Komentar adalah tanggapan pribadi sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim, tidak mewakili kebijakan redaksi METROSULAWESI dot com. Redaksi berhak mengubah atau menghapus komentar sesuai dengan Pedoman Komunitas.