Sunday, 17 December, 2017 - 15:59

Delapan Honorer Poso Jadi Korban Penipuan

ILUSTRASI - Penipuan. (Grafis : lampost.co)

Mau Jadi Pegawai Bayar Rp25 Juta

Poso, Metrosulawesi.com - Lagi-lagi aksi penipuan terjadi dengan modus meminta uang. Sedikitnya delapan honorer jadi korbannya.

Informasi yang dihimpun Metrosulawesi, kedelapan honorer itu terbujuk untuk menyerahkan uang masing-masing senilai Rp 25 juta kepada seorang warga berinisial AA. Kepada honorer itu, AA mengaku bisa memuluskan jalan mereka menjadi PNS atau sekarang ASN.

Namun ironisnya, sejak uang itu diserahkan pada 16 Agustus 2016 lalu, hingga kini belum ada kejelasan nasib mereka. Mereka pun bertanya-tanya dan menganggap telah ditipu.

Salah satu korban penipuan berinisial FT saat ditemui wartawan menuturkan, dirinya bersama teman-teman lainya telah memberikan uang Rp25 juta kepada AA yang mengaku dari LSM.

"Saya sama teman sudah kasi Rp25 juta, tapi setelah saya tanya-tanya ke BKD ternyata belum ada kejelasan kapan penerimaan pegawai untuk kabupaten Poso, saya minta uang dikembalikan tapi belum jelas ini kapan mau dikembalikan," keluhnya.

Merasa ditipu, korban FT yang ditemani salah seorang keluarganya kini meminta agar pelaku penipuan itu segera mengembalikan uangnya.

Kepala BKDRD Poso, Sukimin mengatakan, memang ada penerimaan untuk bidan yang sebelumnya berstatus pegawai PTT dan PPL, namun pengangkatan itu hanya untuk mereka yang SK-nya langsung dari Kementerian.

Menurut korban, saat itu oknum LSM itu menjanjikan bisa membantu meloloskan dirinya sebagai ASN. Awalnya AA meminta uang sebesar Rp50 juta, namun diturunkan lagi menjadi Rp25 juta. AA pun meminta korban mencari orang lain yang mau dibantu dengan mahar Rp25 juta.

Kuitansi tanda terima uang dari seorang pegawai honorer dari AA juga diperlihatkan oleh  korban.
Jika dihitung delapan orang menyetor masing-masing Rp25 juta, maka uang yang terkumpul Rp200 juta.
Kepada korban oknum LSM itu berjanji akan mengembalikan uang mereka (korban), Rabu (21/9/2016) siang kemarin, namun hingga kini belum juga dikembalikan.


Editor : Udin Salim

Tags: 
Kirim Komentar Anda
Budayakan beri komentar terkait artikel yang ditayangkan. Komentar adalah tanggapan pribadi sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim, tidak mewakili kebijakan redaksi METROSULAWESI dot com. Redaksi berhak mengubah atau menghapus komentar sesuai dengan Pedoman Komunitas.