Tuesday, 22 May, 2018 - 04:49

Demi Keamanan, Manajemen PGM Pasang Metal Detector

Palu Grand Mall. (Foto: Pataruddin/ Metrosulawesi)

Palu, Metrosulawesi.com - PT Nirvana Wastu Pratama --perusahaan induk PT Palu Graha Sejahtera, manajemen Palu Grand Mall (PGM)-- akan memasang pintu pendeteksi logam di pintu utama PGM. Langkah ini diambil sebagai bentuk kewaspadaan dan kenyamanan pengunjung pasca serangkaian teror bom di Surabaya, dua hari terakhir.

Teges Prita Soraya, selaku Director-Head of Operating Property PT Nirvana Wastu Pratama (perusahaan induk PT Palu Graha Sejahtera, manajemen Palu Grand Mall) mengatakan sudah meningkatkan SOP (Standar Operating Prosedur) yang ada dengan pihak keamanan gedung pusat perbelanjaan.

"Kami juga berkordinasi dengan pihak-pihak terkait seperti Polsek dan Polres setempat dalam hal ini di Kota Palu dan kota-kota lainnya," kata Teges Prita Soraya, Senin malam.

Lanjut Teges, dengan adanya pintu deteksi logam, setiap pengunjung yang masuk harus melalui pintu tersebut. Begitupula dengan barang bawaan seperti tas juga akan diperiksa oleh petugas keamanan mall.

"Petugas keamanan internal atau sekuriti juga akan terus berpatroli ke seluruh kawasan dan sekeliling mal untuk memastikan kondusifitas area mal," ujar Teges.

Saat ini, PT Nirvana Wastu Pratama menaungi 14 mal di sejumlah propinsi di Indonesia, yakni Kutabumi Junction, Plaza Jembatan Merah Bogor, Citimall Cianjur, Citimall Sukabumi, Cirebon Superblok Mall, Citimall Baturaja, Citimall Lahat, Citimall Prabumulih, Citimall Ketapang, Citimall Pangkalanbun, Citimall Sampit, Citimall Kuala Kapuas, Citimall Gorontalo dan Palu Grand Mall.

PT Nirvana Wastu Pratama belum memiliki mal di Jawa Timur.

PGM merupakan mal ke-14 yang diakuisisi saham sebesar 68 persen dari pemegang saham terdahulu, antara lain H Karman Karim.