Friday, 28 July, 2017 - 06:54

Demokrat Sulteng Berpeluang Gelar Musdalub

Anwar Hafid, mantan Ketua DPD Demokrat Sulteng. (Foto : Dok Metrosulawesi)

"Hanya ketua dan sekretaris saja yang diganti. Yang lain tetap seperti biasa. Organisasi juga tetap jalan,” - Gerhaan Latara, Pelaksana Ketua DPD -

Pasca Pemberhentian Ketua DPD Anwar Hafid

Palu, Metrosulawesi.com - Partai Demokrat Sulawesi Tengah berpotensi menggelar musyawarah daerah luar biasa (Musdalub) pascapemberhentian Ketua DPD Demokrat Anwar Hafid dan Sekretaris DPD Talitti Paluge menjelang pendaftaran calon kepala daerah.

"Bisa saja Musdalub. Bisa mengarah ke sana. Tetapi sampai sekarang belum bisa dipastikan karena kami sendiri baru menerima tugas baru dari DPP Demokrat," kata pelaksana tugas Sekretaris DPD Demokrat Sulawesi Tengah Hendri Kawulur di Palu, Senin (3/8/2015).

Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Tengah itu mengatakan kalau nanti terjadi musdalub kemungkinan baru bisa dilakukan empat atau lima bulan mendatang. "Bisa juga tidak ada musdalub. Artinya kami melaksanakan amanah sampai berakhirnya periode 2016," katanya.

Pada 24 Juli 2015, Ketua dan Sekretaris DPD Demokrat Sulawesi Tengah Anwar Hafid dan Talitti Paluge diganti secara mendadak oleh DPP Demokrat menjelang pendaftaran calon gubernur untuk Pilkada serentak serentak.

Pergantian Ketua DPD Demokrat tersebut tertuang dalam surat keputusan DPP Demokrat Nomor 398/SK/DPP.PD/DPC/VII/2015 tentang Pengangkatan Pelaksana Tugas Ketua DPD Demokrat Sulawesi Tengah tanggal 24 Juli 2015.

Demokrat menunjuk Gerhaan Latara selaku pelaksana Ketua DPD dan Hendri Kawulur selaku sekretaris DPD.

Hendri mengatakan sejak dirinya menerima surat keputusan dari DPP Demokrat yang ditandatangani Ketua Umum Susilo Bambang Yudhoyono dan Sekjen Hinca Panjaitan, belum ada perintah untuk melaksanakan kegiatan luar biasa dari DPP.

"Kita masih fokus pada persiapan pemenangan calon kepala daerah yang diusung Demokrat," katanya.

Dia mengatakan meski terjadi pergantian ketua DPD dan sekretaris secara mendadak, tetapi tidak ada perubahan struktur organisasi.

"Hanya ketua dan sekretaris saja yang diganti. Yang lain tetap seperti biasa. Organisasi juga tetap jalan," katanya.

Hendri mengatakan selaku kader partai, dirinya siap menjalankan amanah organisasi sampai berakhirnya masa tugas yang dipercayakan. (ant/bn)

Kirim Komentar Anda
Budayakan beri komentar terkait artikel yang ditayangkan. Komentar adalah tanggapan pribadi sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim, tidak mewakili kebijakan redaksi METROSULAWESI dot com. Redaksi berhak mengubah atau menghapus komentar sesuai dengan Pedoman Komunitas.