Tuesday, 21 November, 2017 - 07:01

Desa Pantangolemba Dicanangkan Jadi Kampung Sidat

Poso, Metrosulawesi.com - Bupati Poso Darmin Agustinus Sigilipu menghadiri acara Pencanangan Kampung Sidat "Desa Asal Sidat" (DAS) jenis Marmorata di Desa Pantangolemba Kecamatan Poso Pesisir Selatan, belum lama ini.

Kepala Desa Pantangolemba Taras Badjaji, menyampaikan rasa gembira dengan pencanangan kampung sidat di desa Pantangolemba, dan menjadi desa pembudidaya sidat.

Menurutnya dengan pencanangan ini akan menjadi salah satu faktor pendukung untuk peningkatan ekonomi masyarakat.

"Karena saat ini budidaya ikan sidat masih dilakukan dengan menggunakan kolam terpal, maka sangat berharap agar Pemkab Poso bisa mengupayakan bangunan yang lebih ideal sebagai tempat budiaya," imbuhnya.

Saat ini desa Pantangolemba sangat kondusif sehingga masyarakat bisa mengupayakan pemenuhan ekonomi secara maksimal.
Sementara Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Poso Ir. Yusak Mentara, mengatakan bahwa selama ini masyarakat hanya mengandalkan tempat penangkapan umum untuk mencari sidat, seperti sungai dan rawa.

Namun dengan semakin meningkatnya jumlah permintaan akan sidat. sehingga untuk mengantisipasi hal tersebut maka digagaslah kegiatan ini.

Desa Pantangolemba terdapat aliran air deras, dan rencananya tempat tersebut akan dijadikan lokasi untuk penelitian sidat bekerjasama dengan Dinas Perikanan dan Kelautan Propinsi Sulawesi Tengah dan sokongan dari Kementrian Perikanan dan Kelautan.

Bupati Poso Darmin Agustinus Sigilipu mengemukakan, jika kesuksesan suatu kegiatan, didasari atas jumlah kehadiran, kuantitas.

"Karena antusiasme orang yang banyak, berarti ikut mendukung apa yang ingin dicapai" kata Darmin.

Ia mengharapkan kelompok yang sudah terbentuk, dapat bekerja keras agar tujuan keberhasilan bisa tercapai dengan mengembangkan dengan inovasi-inovasi baru untuk peningkatan produksi sampai dengan pemasaran.

Jenis sidat (ikan sogili) marmorata adalah speises endemik yang hidup di poso. speises ini banyak diminati di luar negeri, diantaranya Jepang, Cina, Korea, Taiwan.

"Hal ini mengharuskan kita semua meningkatkan kualitas dan kuantitas sidat, agar pangsa pasar akan terus bertambah.Dengan kerjasama semua pihak, yang saling bergandengan tangan maka kita akan mendapatkan hasil terbaik," tutup bupati.

Rencananya kegiatan pencanangan Kampung Sidat "Desa Asal Sidat" (DAS) jenis Marmorata juga akan dilaksanakan di Desa Peura Kecamatan Pamona Puselemba. (*)

Kirim Komentar Anda
Budayakan beri komentar terkait artikel yang ditayangkan. Komentar adalah tanggapan pribadi sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim, tidak mewakili kebijakan redaksi METROSULAWESI dot com. Redaksi berhak mengubah atau menghapus komentar sesuai dengan Pedoman Komunitas.