Sunday, 25 February, 2018 - 00:07

Dinkes Palu Edukasi Bahaya Bakteri Makanan

SOSIALISASI - Pelaksana Harian Kepala BPOM Kota Palu Gazali memberikan edukasi kepada masyarakat tentang bahaya bakteri pada makanan dan cara mengantisipasinya, di aula MAN 2 Palu, Kamis (7/5). (Foto : Metrosulawesi/Ryan Chrissaputra)

Palu, Metrosulawesi.com - Dinas Kesehatan Kota Palu menggelar sosialisasi tentang bahaya bakteri pada makanan dan cara mengantisipasinya, di Madrasah Aliah Negeri (MAN) 2 Palu, Kamis (7/5). Peserta dalam kegiatan tersebut didominasi ibu rumah tangga dari sejumlah kelurahan di Kota Palu.

Pelaksana Harian Kepala BPOM Kota Palu Gazali sebagai pembicara dalam sosialisasi tersebut menjelaskan, sebagai ibu rumah tangga sangat penting mengetahui beberapa jenis bakteri dan bagaimana cara mengantisipasi serta membersihkannya agar tidak menjadi sumber penyakit bagi keluarga.

Sumber penyakit kata dia berasal dari dari makanan yang dikonsumsi tidak higienis. Menurutnya, ada beberapa jenis makanan yang sumber besar bakteri seperti daging.

Dia menjelaskan, daging merupakan makanan yang sangat dibutuhkan oleh tubuh manusia akan tetapi daging juga dapat mendatangkan penyakit apabila tidak dimasak dengan baik.

“Dalam memasak daging, jika di bagian tengahnya masih ada warna merah maka masih ada bekteri terkandung dalam daging itu,” pesan Gazali kepada peserta.

Dia menjelaskan, ibu rumah tangga yang banyak berperan di dapur harus memahami dan mengetahui bahwa dalam  memasak makanan harus betul-betul masak.

Gazali mengingatkan, bahwa jangan memakan makanan yang mentah.

“Saat ini kan banyak biasa memakan telur mentah, itu sebenarnya tidak boleh karena makanan mentah banyak mengandung bakteri,” katanya.

Akan tetapi kata dia, dalam mengonsumsi makanan setiap hari masing-masing keluarga mempunyai kriteria berbeda.

“Biasa orang yang terbiasa makan makanan masak, kemudian memakan makanan mentah akan sakit perut, oleh karena usus mereka tidak menerima,” kata dia.

Ada beberapa cara menghilangkan dan menghindari bakteri berkembang cepat pada makanan. Pertama daging beku setelah cair sesegera mungkin dimasak jika lambat akan tumbuh dengan cepat bakteri di dalam daging. Kedua, mencuci daging sampai bersih, menyimpan daging di suhu 20 derajat  celcius dan ketiga batas waktu menyimpan daging tidak boleh lewat dari dua hari disimpan di dalam kulkas.


Editor : Syamsu Rizal

Kirim Komentar Anda
Budayakan beri komentar terkait artikel yang ditayangkan. Komentar adalah tanggapan pribadi sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim, tidak mewakili kebijakan redaksi METROSULAWESI dot com. Redaksi berhak mengubah atau menghapus komentar sesuai dengan Pedoman Komunitas.