Thursday, 23 November, 2017 - 19:13

Dipulangkan, Ratusan Personil Ops Tinombala Dapat Kenaikan Pangkat dan Piagam Penghargaan

Gubernur Sulawesi Tengah Drs.H.Longki Djanggola saat memberikan tanda jasa kepada prajurit TNI yang telah usai bertugas dalam OPS Tinombala di Poso  dalam upacara pelepasan di pelabuhan penyeberangan ferry Taipa, Palu, Jumat, 9 Juni 2017. (Foto : Eddy/ Metrosulawesi)

Palu, Metrosulawesi.com - Setelah melaksanakan tugas dalam Operasi Tinombala di Kabupaten Poso, sebanyak 430 prajurit TNI dipulangkan ke kesatuannya masing-masing. Pemulangan ratusan personil ini dilaksanakan melalui Upacara Purna Bakti yang dipimpin langsung Gubernur Sulawesi Tengah Drs.H.Longki Djanggola di pelabuhan penyeberangan fery Taipa, Palu, sekitar Pukul 16.30 Wita, Jumat, 9 Juni 2017.

Didampingi Danrem 132 Tadulako, Kolonel Muhammad Saleh Mustafa dan Wakapolda Sulteng Kombes Pol Aris Purnomo, Gubernur  Sulteng Longki Djanggola diberi kehormatan menjadi IRUP dalam upacara pelepasan para prajurit tersebut.

“Atas nama rakyat Sualwesi Tengah, kami menyampaikan terima kasih sebesar-besarnya kepada para prajurit yang telah mengabdikan diri bertugas dalam upaya pemulihan kemananan di Poso dalam Operasi Tinombala,” kata Gubernur Sulteng Longki Djanggola usai upacara purna bakti tersebut.

Sementara itu, Danrem 132 Tadulako Kolonel Mohammad Saleh Mustafa kepada wartawan mengatakan prajurit TNI yang terlibat dalam operasi yang telah diperpanjang beberapa kali tersebut berjumlah 1.082 personel.

“Seluruhnya akan dipulangkan, tapi dilakukan secara bertahap. Mereka yang pulang digantikan dengan prajurit lainnya, dengan jumlah yang sama,” jelas Danrem.

Kombes Pol Aris Purnomo mewakili Kapolda Sulteng sekaligus penanggung jawab Operasi Tinombala menyebutkan, jumlah keseluruhan personel yangterlibat dalam Operasi Tinombala berjumlah 1.500 orang,  yang keseluruhannya akan diganti dengan personel lainnya sesuai dengan masa penugasan.

Para prajurit yang dinyatakan purna bakti dalam satuan tugas Operasi Tinombala itu diberi penghargaan berupa kenaikan pangkat setingkat lebih tinggi dari sebelumnya dan juga sertifikat penugasan.

Gubernur mengatakan sejalan dengan operasi tinombala yang masih terus berlangsung itu, ia berharap agar para DPO yang masih berada di hutan-hutan Poso yang kini jumlahnya sekitar 7 orang dapat segera menyerahkan diri.

Upacara pelepasan itu diselingi pemberian piagam penghargaan secara simbolis kepada parjurit  yang tergabung dalam pasukan Ops Tinombala. Para prajurit ini akan meninggalkan Sulteng dengan menggunakan KRI Teluk Parigi milik TNI AL.

Seusai upacara Gubernur  Sulteng Longki Djanggola, Kolonel Muhammad Saleh Mustafa dan Wakapolda Sulteng Kombes Pol Aris Purnomo, Bupati Poso Darmin Sigilipu dan Bupati Donggala Kasman Lassa,  berjabat tangan, mmberikan ucapan terimakasih kepada seluruh prajurit yang akan kembali tersebut, di ikuti seluruh pejabat TNI dan Polri yang hadir.


Editor : M Yusuf BJ

Kirim Komentar Anda
Budayakan beri komentar terkait artikel yang ditayangkan. Komentar adalah tanggapan pribadi sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim, tidak mewakili kebijakan redaksi METROSULAWESI dot com. Redaksi berhak mengubah atau menghapus komentar sesuai dengan Pedoman Komunitas.