Monday, 23 April, 2018 - 13:36

Disdik Palu-Forum PLKP Sinergikan Program

FOTO BERSAMA - Pengurus DPD FPLKP Sulteng dan DPC FPLKP Kota Palu saat foto bersama dengan Kepala Dinas Pendidikan Kota Palu, Ansyar Sutiadi  di ruang kerjanya, Selasa, 6 Maret 2018. (Foto: Ist)

Palu, Metrosulawesi.com - Kepala Dinas Pendidikan Kota Palu Ansyar Sutiadi,S.Sos,M.Si mengajak pengurus Forum Pengelola Lembaga Kursus dan Pelatihan (FPLKP) Kota Palu untuk bekerjasama. Bahkan Ansyar siap mensinergikan program FPLKP dengan Dinas Pendidikan Kota Palu.

‘’Sebagai mitra, kami sangat butuhkan forum ini dan siap untuk bersinergi. Kami minta untuk bekerjasama dengan baik,’’ kata Ansyar kepada Pengurus DPD FPLKP Sulawesi Tengah dan DPC FPLKP Kota Palu di ruang kerjanya, Selasa 6 Maret 2018.

Ansyar mengatakan, salah satu visi pemerintah Kota Palu adalah jasa, yang tentunya sangat terkait dengan peran LKP di Kota Palu.

Sebagai wadah atau yang memiliki pengelola maupun instruktur yang terampil, kata dia, LKP diharapkan tidak hanya menghasilkan tenaga kerja yang kompeten, tapi juga bisa bersinergi dengan program Pemerintah Kota Palu.

Ia mencontohkan, saat ini pemerintah Kota Palu menjalankan 400 lebih KUBE yang tersebar di seluruh kelurahan yang ada di Kota Palu. Melalui KUBE itu, Ia menginginkan pengelola LKP bisa membangun komunikasi dengan pihak kelurahan .

‘’Jadi maksudnya, pengelola LKP bisa bekerjasama dengan lurah untuk menyiapkan tenaga atau instruktur. Ataupun peralatan yang digunakan untuk menjalankan program KUBE tersebut. Ini sangat bagus untuk disinergikan juga,’’ tandasnya lagi.

Menanggapi tawaran itu, Ketua DPD FPLKP Sulawesi Tengah Amrin Lamatolo pun merespon dengan baik.

Amrin bersama Ketua DPC FPLKP Kora Palu, Kalsum Tobias pun berjanji menindaklanjuti tawaran itu melalui rapat kerja dengan pengurus dalam waktu dekat ini. Disebutkan, saat ini terdapat 154 LKP di Kota Palu dengan latar belakang berbagai kejuruan.

Selama ini, lanjut Amrin, alumni LKP sudah banyak menelorkan tenaga kerja yang telah bekerja di berbagai perusahaan maupun membuka lapangan kerja sendiri (berwirausaha).

Amrin menambahkan pihaknya juga membangun sinergi dengan Dinas Pendidikan Kota Palu melalui penguatan manajemen dan akreditasi lembaga. Diakui, saat ini dari 154 LKP yang ada, khususnya di Kota Palu, baru 21 LKP atau 15 persen yang telah terakreditasi.

‘’Untuk itu kita akan mendorong  agar lembaga lain tahun ini bisa terakreditasi. Kita juga butuh dukungan dari
diknas,’’ pungkasnya. 


Editor: M Yusuf Bj