Wednesday, 26 April, 2017 - 23:59

Error message

  • Warning: Invalid argument supplied for foreach() in views_join->build_join() (line 1548 of /home/metrosulteng/public_html/profiles/openpublish/modules/contrib/views/includes/handlers.inc).
  • Warning: Invalid argument supplied for foreach() in views_join->build_join() (line 1548 of /home/metrosulteng/public_html/profiles/openpublish/modules/contrib/views/includes/handlers.inc).
  • Warning: Invalid argument supplied for foreach() in views_join->build_join() (line 1548 of /home/metrosulteng/public_html/profiles/openpublish/modules/contrib/views/includes/handlers.inc).
  • Warning: Invalid argument supplied for foreach() in views_join->build_join() (line 1548 of /home/metrosulteng/public_html/profiles/openpublish/modules/contrib/views/includes/handlers.inc).

Disdik Palu Terus Evaluasi Program BTQ

Fatma Lahasan, SAg. (Foto : Moh Fadel/ Metrosulawesi)

Palu, Metrosulawesi.com - Program Baca Tulis Al-Qur’an (BTQ) yang dicanangkan Wali Kota Palu di sejumlah Sekolah Dasar (SD) terus dievaluasi oleh Dinas Pendidikan Kota Palu.

Kepala Seksi Peserta Didik dan Pembangunan Karakter SD Disdik Palu Fatma Lahasan mengatakan meskipun ada beberapa orang tua tidak mendukung program ini, tetapi itu tidak menjadi hambatan.

“Pada evaluasi ini, ada beberapa tenaga pengajar yang lulus kami terpaksa ganti, karena bekerja tidak maksimal. Kami mengganti dengan tenaga pengajar yang memang beberapa waktu lalu, di tahapan seleksi tidak lulus,” kata Fatma di Palu, Kamis, 6 April 2017.

Kata dia, kendala yang terjadi di lapangan kerap terkait dengan tenaga pengajar BTQ.

“Untuk itu, mereka sebagian ada yang diberikan pembinaan dalam mengajarkan siswa, karena mereka bukan basic guru.  Jika ada yang belum paham, maka kami akan arahkan, karena biasanya tim kami turun untuk melakukan evaluasi kinerja atau perkembangan yang dilakukan oleh para tenaga pengajar ini,” katanya.

Fatma mengatakan para tenaga pengajar telah diberikan petunjuk dari tim seleksi.

“Biasanya tim seleksi turun pada hari Minggu untuk melaksanakan pertemuan bersama, melakukan diskusi membahas mengenai BTQ,” ujarnya.

Fatma mengatakan pihaknya juga telah memberikan buku paket kepada para siswa yang mengikuti BTQ. Dengan demikian, tugas para tenaga pengajar terbilang mudah, karena hanya menerangkan kepada siswa sesuai dengan buku paket tersebut.

“Pelaksanaan BTQ ini, mulai Selasa, Rabu, dan Kamis pada pukul 13.00-15.00. Sebelumnya, jadwal mulainya pukul 14.00, tetapi banyak siswa tidak hadir. Sehingga kami merubah waktunya, usai sekolah,” ungkapnya.
 
Fatma mengungkapkan program tersebut diterapkan kepada siswa kelas 5 SD.

“Semoga kedepan, jika anggaran Pemerintah Kota Palu mencukupi, kami akan mendorong siswa kelas 6 mengikuti program ini. Kami berharap para tenaga pengajar dapat menjalankan tugasnya dengan baik, sesuai petunjuk yang diberikan oleh tim seleksi BTQ,” ujarnya.  


Editor : M Yusuf BJ

Kirim Komentar Anda
Budayakan beri komentar terkait artikel yang ditayangkan. Komentar adalah tanggapan pribadi sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim, tidak mewakili kebijakan redaksi METROSULAWESI dot com. Redaksi berhak mengubah atau menghapus komentar sesuai dengan Pedoman Komunitas.