Friday, 22 June, 2018 - 13:21

DPD KAI Sulteng Gandeng Untad

Riswanto Lasdin, SH MH. (Foto: Dok Metrosulawesi)

Palu, Metrosulawesi.com - Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Kongres Advokat Indonesia (KAI) Provinsi Sulteng bekerja sama dengan Fakultas Hukum Universitas Tadulako (Untad) Palu dalam bidang pendidikan.

DPD KAI Sulteng bersama Untad Palu melakukan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) atau nota kesepahaman di salah satu Resto di Kota Palu, Rabu, 23 Mei 2018.

Ketua DPD KAI Sulteng, Riswanto Lasdin, SH MH mengatakan, penandatanganan MoU ini sangat penting karena bukan sekedar kebijakan DPD dengan Dekan Fakultas Hukum Untad. Tetapi ini merupakan perintah putusan Mahkamah Konstitusi (MK) Nomor 95 Tahun 2017.

Riswanto mengatakan, semua oragnisasi aAdvokat wajib bekerjasama dengan Universitas dalam bidang pendidikan. Banyak pendidikan Advokat yang liar, seperti ada kantor pengacara buat pendidikan. Tidak bisa semua orang melaksanakan pendidikan Advokat karena itu harus dilaksanakan oleh organisasi Advokat dan Universitas.

"Alhamdulillah penandatanganan kerjasamanya dilaksanakan hari ini. Meskipun dilaksanakan dengan cara sederhana. Tetapi ini sangat penting berkaitan dengan Diklat khusus pendidikan advokat," ujarnya.

Riswanto menuturkan, untuk menjadi Advokat KAI itu ujian dulu baru ikut pendidikan. Sedangkan organisasi Advokat lainya, pendidikan dulu baru ujian. Advokat KAI yang lulus ujian baru-baru ini berjumlah 22 orang. Kalau tiada ada halangan dalam waktu dekat akan segera Diklat Pendidikan Advokat. Ada dari organisasi Advokat lainya bergabung di KAI dan saat ini masih dalam tahap verifikasi administrasi.

Bahwasannya, MoU ini berkaitan denagn kegiatan ektrakurikuler mahasiswa. Kemungkinan dari organisasi advokat bisa dilibatkan dalam proses kegiatan kemahasiswaan. Khususnya untuk melatih, memotivasi bagi calon Sarjana Hukum untuk menjadi Advokat. Profesi Advokat cukup menjanjikan bagi mereka yang mencari pekerjaan.

"Kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi pada Fakultas Hukum Untad yang mau bekerja sama dengan KAI Sulteng. Sehingga kedepanya kerjasama ini bisa lebih ditingkatkan lagi dan insyallah dirinya menjamin KAI memberikan konstribusi positif bagi perkembangan khususnya pendidkan advokat mahasiswa Fakultas Hukum Untad," ujarnya.

Sementara itu, Dekan Fakultas Hukum Untad, Dr H Sulbadana,SH.,MH mengatakan, Fakultas Hukum Untad memberikan apresiasi terhadap DPD KAI Provinsi Sulteng yang menginisiasi kerjasama ini dalam rangka melahirkan Sarjana Hukum yang berkualitas. Berkiprah untuk memperjuangkan kebenaran, berhimpun dalam suatu organisasi advokat, giat memperjuangkan kebenaran secara professional.

Fakultas Hukum sesuai misi yang diemban itu menjalankan ilmu pengetahuan pada tataran teoritis. Sementara dalam aspek kehidupan sekarang ini dimana banyak permasalahan bangsa itu mengandung hukum. Kehadiran elemen bangsa secara professional menegakan kebenaran itu sangat diperlukan dan fakultas hukum memiliki sumber daya dalam rangka mencetak advokat yang professional.

Pihaknya mendorong alumni Fakultas Hukum Untad untuk terjun secara praktis menegakan kebenaran bisa memasuki salah satu organisasi advokat yang bergerak memperjuangkan kebenaran. Salah satunya adalah organisasi KAI.

"Kerjasama seperti ini senantiasa di bangun berlanjut secara berkesinambungan dan ditingkatkan, karena khusus KAI baru pertama kali kerjasama ini dibangun. Fakultas Hukum Untad sendiri dalam setiap tahunnya mencetak 600 - 700 orang Sarjana Hukum," ujarnya. 


Editor: Syamsu Rizal