Tuesday, 21 August, 2018 - 06:23

DPRD Desak Pemkot Palu Bayar Gaji Padat Karya

Joppy Alvin Kekung. (Foto : Niko/ Metrosulawesi)

Palu, Metrosulawesi.com - DPRD Palu geram setelah mendapatkan informasi bahwa gaji peserta padat karya telat dibayar. Bahkan, hingga dua bulan gaji belum dibayarkat oleh Pemkot.

Ketua Fraksi PDI Perjuangan Joppy Alvin Kekung meminta, Pemerintah Kota (Pemkot) membayar gaji pekerja padat karya tepat waktu.

Menurut Jopy, gaji pekerja padat karya harus diprioritaskan dibayar tepat waktu. Mengingat, pekerja padat karya diisi oleh orang yang tidak mampu.

“Banyak keluhan pekerja padat karya, kalau gaji mereka setiap bulannya lambat terbayar, hingga sampai dua bulan. Untuk itu, saya meminta Pemkot untuk memprioritaskan pembayaran gaji padat karya secara tepat waktu,” ujarnya.

Disinggung soal ada rencana penghapusan padat karya, Joppy menegaskan program padat karya harus dipertahankan karena merupakan mata pencarian masyarakat yang tidak mampu.

”Program padat karya jangan dihapus, akan tetapi hanya perlu dievaluasi agar program padat karya dapat lebih berjalan maksimal untuk kebersihan Kota Palu,” tegasnya.

Diketahui bersama, para pekerja padat karya mengeluhkan seringnya keterlambatan pembayaran gaji yang sampai dua bulan tidak terbayar. Oleh karena itu, sejumlah pekerja padat karya di Kelurahan Talise  yang ditemui media ini, meminta agar Pemkot memperhatikan nasib mereka.

“Gaji kita so kecil, lambat lagi dibayar. Makanya, kita minta kepada Walikota agar dapat memperhatikan nasib kami para pekerja padat karya,” pinta seorang pekerja padat karya.

Perempuan ini mengatakan, tanggal pembayaran gaji pekerja padat karya selama ini tidak jelas karena tidak dicantumkan dalam kontrak kerja.

Sehingga, hal inilah yang membuat setiap bulan pembayaran gaji tidak menentu tanggal pembayarannya.

“Tidak jelas tanggal pembayarannya, kadang awal bulan, kadang juga akhir bulan. Dan bisa sampai dua bulan tidak dibayar,” keluhnya.


Editor : Syamsu Rizal