Sunday, 22 April, 2018 - 01:19

DPRD Morut Bahas 18 Raperda

Mitanis Tulaka, BA. (Foto : Alekson Waeo/ Metrosulawesi)

Morut, Metrosulawesi.com - Badan Pembentukan Perda DPRD Morut akan membahas 18 rancangan peraturan daerah (raperda) pada masa masa persidangan III terdiri atas 12 raperda pemerintah daerah dan 6 raperda inisiatif DPRD.

Dari 18 raperda tersebut, dua diantaranya yang diprogramkan pada tahun 2017 yakni tentang tanggung jawab sosial dan lingkungan, perlindungan sumber-sumber air pada 20 November lalu telah dilaksanakan konsultasi publik terhadap masyarakat.

Ketua Badan Pembentukan Perda DPRD Kabupaten Morut, Mitanis Tulaka, BA yang ditemui Metrosulawesi di sela rapat komisi, Kamis 3 November 2017 menegaskan, 18 raperda itu yakni penanggulangan bencana, pemberdayaan koperasi dan usaha mikro, pakaian adat mori, jaminan kesehatan daerah.

Selanjutnya, perubahan Perda No 11 tahun 2016 tentang Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah, penyusunan aturan rencana pembangunan industri, perubahan Perda No 4 tahun 2016 tentang RPJMD Morut tahun 2016-2021.

Selain itu kata politisi senior dari Golkar ini akan membahas pertanggung jawaban pelaksanaan anggaran pendapatan dan belanja daerah tahun 2017, perubahan anggaran pendapatan dan belanja daerah tahun 2018, anggaran dan pendapatan belanja daerah tahun 2019, rencana detail tata ruang (RDTR) kawasan perkotaan Kolonodale, penertiban hewan ternak, Badan Permusyawaratan desa, pengangkatan dan pemberhentian perangkat desa, lembaga adat, pedoman pembentukan lembaga kemasyarakatan desa dan kelurahan serta pengawasan dan retribusi pemeriksaan kualitas air.

Sementara itu raperda inisiatif DPRD yakni tanggung jawab sosial dan lingkungan, perlindungan sumber-sumber air, bantuan pendidikan kepada siswa/ mahasiswa miskin berprestasi, pendamping hukum bagi masyarakat kurang mampu, pengakuan dan perlindungan hak masyarakat adat, perlindungan dan pemberdayaan petani dan nelayan, serta perubahan peraturan DPRD No i tahun 2015 tentang tata tertib DPRD kabupaten Morut.

Mitanis Tulaka juga mengharapkan dengan ditetapkannya program pembentukan peraturan daerah kabupaten Morut tahun 2018 bagi eksekutif yang mengusulkan Raperda dan masuk dalam program pembentukan Perda kabupaten Morut tahun 2018 agar segera mempersiapkan naskah akademik dan Raperda serta data-data pendukung.


Editor : Syamsu Rizal

Tags: