Monday, 21 August, 2017 - 01:32

Dua Bulan Kabur, Tahanan Rutan Maesa Ditembak

DITANGKAP - Tahanan yang kabur dari Rutan Palu Muhammad Muntasir, dua bulan lalu akhirnya ditangkap. (Foto : Ist)

Palu, Metrosulawesi.com - Team Khusus Anti Bandit (TEKAB) Tinombala Polda Sulteng menangkap narapidana kasus pencurian, Muhammad Muntasir yang akrab dipanggil Mat alias Toga yang kabur dari Rumah Tahanan (Rutan) Maesa pada Minggu 12 Februari 2017 lalu.

Toga pelaku yang dikenal sadis dalam melakukan aksinya itu ditangkap petugas gabungan dari Tekab Tinombala BKO dari Resmob Polda Sulteng bersama tim Buser Polres Palu, dan Buser Polsek Palu Barat.

Saat ditangkap, Toga dilumpuhkan dengan tembakan di kedua kakinya. Polisi mengatakan saat itu, tersangka berusaha kabur dari kepungan petugas, di Jalan Cumicumi, Kelurahan Lere, Kecamatan Palu Barat, sekitar pukul 02.00 Wita, Senin 17 April 2017.

“Mat alias Toga dilumpuhkan petugas dengan menembak kakinya kerena berusaha kabur dari kejaran petugas. Saat ditangkap pelaku sempat melarikan diri dan melawan petugas makanya ditembak, sementara ini  masih dilakukan perawatan di RS Bhayangkara Palu,” ungkap Kabid Humas Polda Suteng, AKBP Hari Suprapto ditemui di ruangnya, Senin 17 April 2017.

Hari menambahkan, dari pemeriksaan awal, tersangka mengakui bahwa dalam pelarianya selama kurang lebih dua bulan, telah melakukan aksi jahatnya sebanyak 28 kali.

“Dalam pelarianya tersangka ini, masih juga melakukan aksinya sebanyak 28 kali,” jelasnya.

Diketahui, Muntasir melarikan diri sejak Minggu 12 Februari 2017. Dia kabur dari Rutan dengan memanjat dinding yang berdekatan dengan masjid. Muntasir dikenakan pasal 363 KUHP atas kasus pencurian dengan dakwaan kurungan selama setahun. Napi tersebut adalah warga jalan Tembang, Kelurahan Lere, Kecamatan Palu Barat.


Editor : Syamsu Rizal

Kirim Komentar Anda
Budayakan beri komentar terkait artikel yang ditayangkan. Komentar adalah tanggapan pribadi sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim, tidak mewakili kebijakan redaksi METROSULAWESI dot com. Redaksi berhak mengubah atau menghapus komentar sesuai dengan Pedoman Komunitas.