Sunday, 23 July, 2017 - 07:02

Dua Camat di Morut Bersaing Raih Predikat Desa Terbaik

Camat Lembo, Kris Dahlia Dewanto, SSTP saat dilantik oleh Bupati Aptripel Tuninonor, MT. (Foto : Alekson W/ Metrosulawesi)

Kolonodale, Metrosulawesi.com – Lomba desa tingkat Kabupaten Morowali Utara, sedang berjalan. Dan hari ini tim penilai sedang berada di kecamatan Mori Utara dan akan  berakhir pada 30 April ini, di kecamatan Mamosalato, wilayah perbatasan Morowali Utara dengan kabupaten Luwuk Banggai.

Yang menarik pada lomba desa  kali ini, dua camat wanita dimiliki oleh Kabupaten Morowali Utara saling bersaing menunjukkan kemampuan dalam penilaian keberhasilan program pembangunan disegala bidang, yang telah dilaksanakan. Sehingga desa yang dinilai merupakan salah satu desa yang terbaik dimasing-masing kecamatan.

Camat Petasia, Wirda Faozah Ali, disela-sela penilaian di Desa Korololaki, Kecamatan Petasia, mengungkapkan dia optimis desa yang ditampilkan ini akan mendapat juara, sebab dalam penilaian warga Desa Korololaki ini, cukup antusias hadir dibalai desa mengikuti seluruh arahan dan penilaian tim ini. Sementara desa-desa lain hampir tidak separuh warga yang dihadirkan dibalai desa.

Sementara itu Camat Lembo, Kris Dahlia Dewanto, tak mau ketinggalan berkat kerja keras penataan Desa Mora, Kecamatan Lembo, juga sangat optimis desa binaannya ini akan meraih juara yang ditentukan oleh tim penilai lomba desa tingkat kabupaten, yang dipimpin ibu Bupati Ny. Holiliana Tumimomor.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan desa Kabupaten Morowali Utara, Drs. Romelius Sapara pada kesempatan itu mengatakan Lomba Desa ini dilakukan oleh satuan kerja perangkat daerah (SKPD), yang terdiri dari Dinas PMD, Dinas Kesehatan, Bappeda dan PKK yang dalam penilaian semua unsur terlibat yang mana dalam lomba ini, tentu ada yang menang maupun yang kalah.


Editor : Subandi Arya

Kirim Komentar Anda
Budayakan beri komentar terkait artikel yang ditayangkan. Komentar adalah tanggapan pribadi sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim, tidak mewakili kebijakan redaksi METROSULAWESI dot com. Redaksi berhak mengubah atau menghapus komentar sesuai dengan Pedoman Komunitas.