Tuesday, 26 September, 2017 - 06:27

Dua Terdakwa Narkoba Dituntut Berbeda, Tuntutan WNA Malaysia Ditunda

Alimuddin Bin Moh Ajay alias Abang, terdakwa kasus narkoba asal Malaysia saat menjalani persidangan beberapa waktu lalu. (Foto : Dok Metrosulawesi/ Agustinus Salut)

Palu, Metrosulawesi.com - Jaksa Penuntut Umum (JPU) belum menyiapkan tuntutan terhadap terdakwa Alimuddin Bin Moh Ajay alias Abang. Pasalnya rencana tuntutan (Rentut) Warga Negara Malaysia (WNA) yang didakwa melakukan tindak pidana narkotika itu masih belum turun dari Kejaksaan Agung.

Sedangkan materi tuntutan terhadap dua terdakwa lainnya sudah disiapkan untuk dibaca. Hal tersebut diungkapkan oleh JPU Made yang kepada Majelis Hakim di Pengadilan Negeri Palu, Senin, 20 Maret 2017.

JPU dipersilakan oleh Majelis Hakim Ketua, Hj Aisa Hi Mahmud untuk membacakan tuntutan terhadap dua terdakwa yakni terdakwa Zaki dan Kausyar.

Dalam tuntutannya, JPU menyebutkan terdakwa Kausyar terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana narkotika sebagaimana yang didakwakan dalam dakwaan subsidair Pasal 112 ayat 2 Jo pasal 132 ayat 1 Undang-Undang (UU) Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika.

Sehingga, terdakwa Kausyar dituntut dengan pidana penjara selama 8 tahun dan denda senilai Rp 1,5 miliar subsidair 6 bulan kurungan. Sedangkan untuk terdakwa Zaki terbukti secara sah meyakinkan melakukan tindak pidana sebagaimana yang didakwakan dalam dakwaan subsidair Pasal 112 ayat 2 Jo pasal 132 ayat 1 Undang-Undang (UU) Nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika dan dakwaan kedua Pasal 112 ayat 1 UU Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika.

Terdakwa Zaki dituntut dengan pidana penjara selama 13 tahun penjara, dan denda senilai Rp 1,5 miliar subsidair 3 bulan kurungan.

Usai mendengar tuntutan JPU, Majelis Hakim Ketua Hj Aisa Hi Mahmud memberikan kesempatan kepada kedua terdakwa untuk menyiapkan nota pembelaan (pledoi) masing-masing. Kepada JPU agar segera menyiapkan tuntutan terhadap terdakwa Alimuddin. Sidang ditutup dan akan dilanjutkan pekan depan.


Editor : Syamsu Rizal

Kirim Komentar Anda
Budayakan beri komentar terkait artikel yang ditayangkan. Komentar adalah tanggapan pribadi sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim, tidak mewakili kebijakan redaksi METROSULAWESI dot com. Redaksi berhak mengubah atau menghapus komentar sesuai dengan Pedoman Komunitas.