Saturday, 19 August, 2017 - 19:23

Dugaan Korupsi Dana KONI Kota Palu: Ketua dan Bendahara Tersangka

Palu, Metrosulawesi.com - Penyidik Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Negeri Palu telah menetapkan dua orang tersangka dalam kasus dugaan korupsi dana hibah Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Palu tahun 2014/2015, yakni Ketua Harian KONI Kota Palu berinisial DG dan Bendahara KONI Kota Palu berinisial Tj.

Hal tersebut diungkapkan oleh Kepala Kejaksaan Negeri Palu, Subeno melalui Kepala Seksi Pidana Khusus, Efrivel dan Kepala Seksi Datun, I Ketut Sudiarta kepada Wartawan di Kantor Kejari Palu, Senin, 31 Juli.

Efrivel mengatakan, DG dan Tj ditetapkan sebagai tersangka pada pekan lalu. Sehingga, pada hari ini (kemarin) keduanya diperiksa sebagai tersangka. Saat pemeriksaan sebagai tersangka, keduanya didampingi oleh Penasihat Hukum. Bahwasanya, pada tahun 2014, KONI Kota Palu mendapat bantuan dana dari Pemerintah Kota Palu berupa dana hibah dengan jumlah senilai Rp2,7 miliar. Pencairan dana tersebut secara bertahap.

Tahap pertama, lima kali pencairan senilai Rp 700 juta, dan tahap kedua, tiga kali pencairannya senilai Rp 2 miliar. Namun dalam pengelolaan dana hibah tersebut, kurang lebih senilai Rp837 juta tidak dapat dipertanggungjawabkan oleh KONI Kota Palu. Sehingga, itulah yang kemudian mereka ditetapkan sebagai tersangka.

"Dana keluar tetapi tidak ada laporan pertanggungjawaban. Sehingga diduga mereka gunakan dana tersebut untuk kepentingan sendiri," ujarnya.

Efrivel mengatakan, kedua tersangka diduga melanggar Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 32 Tahun 2011 dan Permendagri Nomor 39 Tahun 2012. Sehingga, keduanya disangkakan dengan Pasal 2 dan Pasal 3 Undang-Undang (UU) Nomor 20 tahun 2001 tentang pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor).

"Kedua tersangka belum ditahan karena masih ada data tambahan yang perlu mereka cari untuk melengkapi berkas," katanya.

Sebelumnya, penyidik Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Negeri (Kejari) Palu telah melakukan pemeriksaan saksi-saksi terkait kasus dugaan korupsi dana hibah Kota Palu tahun 2014/2015 yang diberikan ke KONI Kota Palu.

Penyidik sudah memeriksa Bendahara dan Ketua Harian Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Palu. Selain itu, penyidik juga sudah melakukan pemeriksaan sejumlah pejabat terkait sebagai saksi dalam perkara ini, yakni Dharma Gunawan dalam kapasitasnya sebagai Sekretaris Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Kota Palu, terutama masalah proses perencanaan dan penganggaran dana Hibah Pemerintah Kota Palu tahun 2014/2015. Kemudian periksa Kuasa BUD, Bakran, Kabid Anggaran DPPKAD Kota Palu, Suyuti, Kepala Dinas Pendidikan Kota Palu, Kepala DPPKAD Kota bersama Sekretaris Dinas, Mantan Wali Kota Palu Rusdi Mastura, Mantan Sekkot Palu Amunudin Atjo dan mantan Wakil Wali Kota Palu, Mulhanan Tombolotutu.

Berita ini dimuat di Harian Metrosulawesi Edisi No 917 Thn III / 1 Agustus 2017. Telusuri seluruh berita Edisi ini di Metrosulawesi Digital

Kirim Komentar Anda
Budayakan beri komentar terkait artikel yang ditayangkan. Komentar adalah tanggapan pribadi sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim, tidak mewakili kebijakan redaksi METROSULAWESI dot com. Redaksi berhak mengubah atau menghapus komentar sesuai dengan Pedoman Komunitas.