Thursday, 16 August, 2018 - 04:59

Dugaan Pencabulan, Hakim Tolak Eksepsi Mantan Anggota DPRD Palu

Palu, Metrosulawesi.com - Perkara dugaan tindak pidana pencabulan anak di bawah umur dengan terdakwa mantan anggota DPRD Kota Palu Abdul Rahman Rifai lanjut ke tahap pembuktian. Pasalnya, Majelis Hakim menolak nota keberatan (eksepsi) yang diajukan oleh terdakwa Abdul Rahman Rifai.

Penolakan itu terungkap dalam putusan sela yang dibacakan oleh Majelis Hakim Anggota, Agus dalam sidang terbuka untuk umum di Pengadilan Negeri Palu, Rabu, 17 Januari 2018.

Majelis Hakim mengatakan, bahwa eksepsi yang diajukan oleh terdakwa Abdul Rahman Rifai tidak dapat diterima karena sudah masuk pokok perkara. Kemudian dakwaan Jaksa Penuntut Umum (JPU) sesuai memenuhi syarat. Sehingga, perkara ini dilanjutkan ke tahap pembuktian.

"Oleh karena eksepsi tidak dapat diterima, JPU diperintahkan untuk menghadirkan saksi-saksi dalam sidang berikutnya," ujarnya.

Majelis Hakim Ketua I Made Sukanada menegaskan, bahwa terdakwa Abdul Rahman Rifai saat ini masih status pembantaran karena masih sakit. Pasalnya, hingga saat ini belum ada keterangan dari pihak rumah sakit yang mengatakan bahwa terdakwa sudah sehat.

Diketahui, bahwa JPU mendakwa terdakwa Abdul Rahman Rifai telah melakukan tindak pidana pencabulan anak di bawah umur berinisial RR. Sehingga, perbuatan terdakwa Abdul Rahman Rifai diancam dengan pidana penjara sebagaimana yang diatur dalam pasal 81 dan pasal 82 Undang-Undang (UU) Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2014 atas Perubahan dari UU Republik Indonesia Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.

 
Editor: Syamsu Rizal