Sunday, 22 July, 2018 - 09:17

Eboni Sebagai Identitas The Sya Regency Palu

DENGAN membawa tema eksplorasi kearifan lokal, The Sya Regency Palu hadir untuk menjadi refleksi keunikan dari Kota Palu yang mampu memenuhi kebutuhan akomodasi yang nyaman baik bagi wisatawan asing maupun domestik yang berkunjung ke Palu.

Setiap kamar di The Sya Regency Palu dirancang untuk memenuhi seluruh kebutuhan anda dengan dekorasi yang 80 persen berasal dari kayu lokal yang terutama adalah kayu hitam.

“Pengolahan kayu dikerjakan langsung oleh tenaga kerja terampil yang ada di kelurahan Kayu Malue, kecamatan Palu Utara,” ungkap Executive Secretary The Sya Regency Disa Daramantasya, Minggu 21 Januari 2018.

Kayu hitam atau Diospyros Celebica yang diturunkan dari kata Celebes atau Sulawesi merupakan tumbuhan endemik yang berada di Sulawesi. Kayu ini mempunyai ciri khas berwarna coklat gelap, kehitaman, atau hitam berbelang-belang. Dengan kualitas yang sangat baik, perdagangan kayu hitam ini cukup populer pada pasar lokal maupun internasional.

Namun, perkembangan dari kayu hitam ini lambat hingga masih dikategorikan langka. The Sya Regency Palu berintensi untuk membawa Kayu Hitam atau yang lebih dikenal sebagai Eboni untuk diangkat menjadi identitas Sulawesi Tengah khususnya Kota Palu.

Sebagai pelopor hotel yang membawa kayu lokal, hasil pengolahan kayu hitam Eboni ini terlihat pada hampir semua fasilitas The Sya Regency Palu seperti Meeting Rooms, Padi Resto dan Sigma Lounge.

“Beberapa spot pada area lobby juga menjadi kegemaran para tamu untuk mengambil gambar sekaligus selfie. Bagi para pengagum kearifan lokal kayu hitam Eboni, anda dapat membeli secara langsung perabotan yang ada pada fasilitas kami.”

The Sya Regency Palu juga menawarkan pemandangan Teluk Palu yang dapat anda nikmati secara langsung di lantai enam Eboni Ballroom. Dengan kapasitas hingga 1000 orang, Ebony Ballroom dapat digunakan untuk semua kebutuhan pertemuan sosial hingga pernikahan dengan suasana yang artistik dan mewah.

The SYA Regency Palu menjadi tujuan dengan posisi paling strategis untuk ditawarkan. Berada di antara pusat kantor pemerintahan dan distrik bisnis, dan 10 menit ke pantai Talise untuk menyaksikan matahari terbenam dari gunung.

“The Sya Regency Palu adalah hotel tujuan terbaik di Mutiara Garis Khatulistiwa.”

Hotel The Sya Regency sendiri beralamat di Jalan Sisingamangaraja nomor 18 Palu, Sulawesi Tengah.