Friday, 25 May, 2018 - 03:25

Ejhatreznadiaz Tinggalkan Palu Demi Bernyanyi

Ediaz. (Foto: Ist)

Rilis Lagu Baru Untuk Orangtua Tercinta

Ejhatreznadiaz. Namanya mungkin belum setenar voklais band sekelas Ariel Noah, Pasha Ungu atau solois Judika. Namun pria asal Kota Palu, Sulawesi Tengah yang tengah meniti karir bernyanyi di DKI Jakarta tersebut punya mimpi yang membuatnya kini mulai masuk ke belantika musik Tanah Air.

DIA rela tinggal jauh dari keluarga di tanah rantau demi mengejar mimpinya untuk menjadi penyanyi profesional dan dikenal banyak orang. Mimpi itu perlahan mulai terwujud, sejumlah lagu ciptaan dan dinyanyikannya sendiri sudah masuk dapur rekaman, dan dilirik produser untuk diorbitkan.

Penyanyi pendatang baru di belantika musik Tanah Air, Ejhatreznadiaz bakal merilis lagu single terbarunya berjudul ‘Pesan Untukmu’. Penyanyi asal Kota Palu tersebut mempersembahkan lagu barunya itu khusus untuk orang-orang yang dicinta, terutama kedua orangtuanya yang sudah cukup lama ditinggalkan demi mengejar mimpinya menjadi penyanyi profesional.

Sebenarnya pria dengan nama asli Ediaz ini sudah cukup dikenal lewat debut single religinya. Diaz juga sudah sempat sempat mencuri perhatian radio-radio swasta di Tanah Air lewat single ketiganya berjudul ‘Hati Kiri’ yang bernuansa pop.

Pria yang menyelesaikan seluruh pendidikan sekolahnya di Kota Palu ini sempat bergabung dengan sebuah band ketika awal-awal mengejar mimpinya di Jakarta, namun ia memilih bersolo karir, dan kini mengaku telah menemukan kepuasannya. Dia pun menulis dan menyanyikan sendiri lagu-lagu ciptaannya.

Jika ‘Hati Kiri’, singlenya terdahulu berbicara tentang hubungan cinta antara pasangan cowok dan cewek, di single keempatnya Pesan Untuk Orangtua, Diaz menceritakan pengalamannya dengan orangtua yang membesarkannya.

Sepenggal lirik lagunya “Ayah berat beban yang kau pikul. Ibu nyawa yang kau pertaruhkan.” Lirik lagu ini sepertinya ingin mengatakan bahwa begitu besar cinta kekasih kepada kita, namun ada cinta yang jauh lebih besar nilainya, yaitu cinta orangtua kepada anaknya.

“Jika tidak dengan doa orangtua saya sendiri tak yakin bisa seperti sekarang ini,” ujar Diaz.

Menurut Diaz, materi apapun yang ada di dunia ini tak mampu membalas semua kebaikan yang diberikan orangtua, seperti yang tercermin jelas dalam lirik lagunya, “Walau seribu materi, walau sejuta materi, takkan mampu kebalas kan semua.”

Selain bicara tentang kebaikan orangtua, di lagunya ini Diaz juga memberikan pesan kepada mereka yang merantau, terpisah dan meninggalkan orangtuanya untuk mencari peruntungan di kota besar seperti Jakarta. Diaz merasa bahwa ia adalah satu dari jutaan musisi yang berasal dari luar Jawa yang nekad mencari rejeki dan mewujudkan mimpi di kota metropolitan. Banyak yang berhasil, namun tak sedikit pula yang gagal namun tetap tak mau pulang sebelum sukses.

“Pesan orangtua adalah doa bagi semua manusia. Surga di telapak kaki ibu nampaknya bukan sekadar klise jika kita dalam kondisi terpuruk,” kata dia.

“Selalu ingat bahwa orangtua adalah alasan dari kita lahir ke dunia ini,” tandasnya.

Semoga lagu Pesan Untukmu (Pesan Untuk Orangtua) dari Diaz bisa memberi arti buat pendengar musik indonesia .

Diaz sendiri lahir pada 21 Februari 1988 di Palu, Sulawesi Tengah. Pemilik zodiak Pisces itu berharap lagu Pesan Untukmu dapat merebut hati pendengar dan penikmat musik tanah air. Untuk mendukung karya anak Palu ini, juga bisa dengan mengaktifkan nada sambung pribadi (RBT) lagunya di masing-masing operator seluler.


Editor: Udin Salim