Saturday, 25 November, 2017 - 11:40

Fatmawati Tadjuddia, Pengusaha Brownies Beromzet Puluhan Juta

Fatmawati Tadjuddia.

Memanfaatkan Cokelat Sulteng yang Lebih Awet

Palu, Metrosulawesi.com - Owner UMKM ‘Bu Emma’ Fatmawati Tadjuddia berbagi rahasia suksesnya dalam membangun usaha kue brownies. Pemilik nama akrab Emma itu bisa meraup omzet puluhan juta per bulan dari bisnis kue browniesnya.

Rahasia suksesnya adalah produk kue browniesnya yang menggunakan resep tersendiri dan berbeda dari brownies pada umumnya. Brownies produksi Bu Emma, selain enak juga lebih tahan lama. Itu didapatkannya dari hasil inovasi sendiri.

"Rata-rata umur kue brownies itu pendek, paling lama lima hari kue browniesnya sudah rusak. Namun saya berhasil menemukan cara agar kue brownies bisa tahan lama," ungkap Fatmawati, Selasa 31 Oktober 2017.

Lebih lanjut Fatmawati mengungkapkan bahwa Ia memerlukan waktu sekitar 6 bulan, untuk melakukan berbagai percobaan. Akhirnya usaha tersebut membuahkan hasil.

"Akhirnya saya dapatkan tekstur kue brownies yang bisa awet lebih lama. Saya gunakan cokelat asli dari Sulteng, karena kepadatan coklat Sulteng itu 80 persen, beda dengan bahan coklat yang lain. Aromanya juga lebih terasa," lanjut Fatmawati.

Kue Brownies milik Fatma dinamakan FrozenBrownies. Dalam sebulan Fatma dapat menjual ratusan pisc kue brownies. Permintaan berasal dari Kota Palu maupun luar daerah. Produknya dijual dari harga Rp10 ribu sampai Rp60 ribu.

"Emma itu nama panggilan saya dari teman-teman, saya tidak tahu mereka panggil dengan nama tersebut, yah sudah saya pakai nama itu saja sebagai brand. Alhambulilah keluarga mendukung usaha saya ini. Susahnya waktu awal merintis itu adalah mengenalkan pada masyarakat bahwa produk saya beda dengan produk-produk kue brownies yang lainnya. Produk saya punya ciri khas," lanjutnya.

UMKM BU EMMA berdiri sejak tahun 2010, saat ini omzet yang bisa dihasilkan menembus angkan Rp50 sampai dengan Rp60 juta dalam sebulan. UMKM Bu Emma beralamat di Jalan Di Ponegoro nomor 19C Kompleks Ruko Griya Bahari Mas, Kota Palu.

"Harapan kedepan saya ingin punya pabrik yang bisa produksi besar produk kue brownies, juga kedepan saya akan membuat kue brownies dipadukan dengan bahan-bahan lokal seperti jagung atau daun kelor," Tutup Fatmawati Tadjuddia.


Editor : Tahmil Burhanudin

Kirim Komentar Anda
Budayakan beri komentar terkait artikel yang ditayangkan. Komentar adalah tanggapan pribadi sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim, tidak mewakili kebijakan redaksi METROSULAWESI dot com. Redaksi berhak mengubah atau menghapus komentar sesuai dengan Pedoman Komunitas.