Saturday, 25 November, 2017 - 11:52

Festival Lipuku Touna Berhasil Sedot Ribuan Wisatawan

Warga dan wisatawan tumpah ruah memadati panggung menyaksikan hiburan kesenian saat FPL. (Foto : Ist)

Ampana, Metrosulawesi.com - Upaya Pemerintah Kabupaten Tojo Una-Una untuk mengangkat destinasi pariwisata Kepulauan Togean tidak main-main. Hal ini dapat dilihat dari gelaran Festival Pesona Lipuku Ampana-Togean 2017, yang digelar selama tiga pekan, sejak dibuka oleh Gubernur Sulteng Longki Djanggola pada tanggal 21 Oktober 2017 lalu dan ditutup oleh Bupati Touna  Muhammad Lahay pada Sabtu 11 November 2017, yang berhasil menyedot ribuan wisawatan domestik dan mancanegara.

Bupati Touna Muhammad Lahay mengatakan, upaya mempromosikan pariwisata di Touna tidak akan berhenti di Festival Pesona Lipuku (FPL). Ini hanya bahagian dari program Pemda mempromosikan pariwisata Kepulauan Togean.

"Festival Pesona Lipuku hanya sebahagian dari program Pemda untuk terus mempromosikan pariwisata Kepulauan Togean, untuk mencapai target tiga ribu kunjungan wisatawan di Touna," ujar Muhammad Lahay.

Dia menambahkan, setelah pelaksanaan FPL dan Tour de Central Celebes (TdCC) akan berefek promotif pada peningkatan kunjungan wisatawan di Touna, yang secara otomatis dapat meningkatkan ekonomi bagi kemajuan pariwisata daerah dan kesejahteraan masyarakatnya.

Menurutnya, pariwisata Kepulauan Togean adalah miniatur pariwisata nasional yang bisa mendongkrak jumlah wisatawan. Hanya saja memang perlu terus dipromosikan lewat media massa dan ivent-ivent baik skala lokal, nasional dan internasional.

"Kita baru saja menyelesaikan dengan sukses ivent skala nasional yaitu Festival Pesona Lipuku yang digelar Pemda Touna dan ivent internasional yakni TdCC yang digelar pemerintah provinsi bersama Pemda, semoga kerja-kerja kita dapat memberi hasil yang maksimal," tutur Muhammad Lahay.

Gubernur Longki Djanggola mengatakan, bahwa Festival Lipuku  adalah wujud kepedulian pemerintah untuk membranding dan  mengindustrikan keragaman budaya seni, keindahan alam dan potensi lainnya guna meningkatkan kunjungan turis ke Touna.

Untuk menggarap destinasi wisata unggulan di Touna, ada  beberapa aspek yang mesti diperhatikan seperti daya tarik  objek wisata, aksesbilitas moda transportasi yang memudahkan  wisatawan ke objek tujuan dan tidak kalah penting, kelengkapan  fasilitas penunjang kenyamanan.

FPL yang digelar selama tiga pekan dipusatkan di alun-alun pinggiran pantai seputaran Taman Hayyal Ampana. Berbagai  pergelaran seni, budaya, atraksi, perahu layar bahkan olah raga seperti lari marathon, renang dan motor trail adventure  sukses digelar, dengan peserta mencapai ribuan orang yang datang dari berbagai daerah di tanah air dari Sumatera, NTB, Bali, Jawa hingga Kalimantan.

"Peserta di setiap kegiatan bukan hanya berasal dari Kabupaten  Tojo Unauna, tetapi juga dari luar daerah seperti Gorontalo, Jakarta, Jawa, Sumatera, Kalimantan dan Nusa Tenggara, yang pesertanya mencapai 2500 orang," kata Kepala Dinas Pariwisata  Touna Mario Dg Pawadjoi.

Dalam setiap kegiatan yang digelar dibeberapa wilayah. Seperti  Kepulauan Togean lalu di Walea Kepulauan, Ampana Kota, Ampana Tete dan beberapa kecamatan di Touna itu, tidak hanya disaksikan wisatawan domestik tapi juga wisatawan mancanegara.

"Seperti lomba perahu layar di Kepulauan Togean yang dibuka  Gubernur telah menjadi daya tarik wisatawan mancanegara," urainya manambhakan, selama FPL berlangsung telah berhasil mendatangkan ribuan wistawan domestik dan mancanegara.

Apalagi wisawatan itu juga datang dari kalangan artis ibu kota yang sempat manggung selama perhelatan FPL berlangsung, dan atlit internasional yang sempat mengikuti TdCC.

"Kunjungan artis dan atlit itu dapat menjadi bahagian dari promosi wisata Togean."

Kirim Komentar Anda
Budayakan beri komentar terkait artikel yang ditayangkan. Komentar adalah tanggapan pribadi sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim, tidak mewakili kebijakan redaksi METROSULAWESI dot com. Redaksi berhak mengubah atau menghapus komentar sesuai dengan Pedoman Komunitas.