Thursday, 16 August, 2018 - 20:15

FJ Bakal Dinonaktifkan sebagai PNS

Moh Zulmi Fiskana. (Foto: Dok Metrosulawesi/ Michael Simanjuntak)

Palu, Metrosulawesi.com - FJ, tersangka dugaan pengelapan 10 unit mobil yang tengah ditangani Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Palu, bakal dinonaktifkan sementara sebagai PNS. FJ tercatat sebagai PNS di Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sulteng sebagai staf bagian keuangan dan aset.

“Sesuai regulasi yang berlaku, PNS yang ditetapkan dengan status tersangka harus diberhentikan sementara. Kami saat ini menunggu pengusulan pemberhentian sementara dari OPD terkait (BPBD Sulteng,red),” ungkap Kasub Disiplin Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Sulteng Moh Zulmi Fiskana di Palu, Selasa, 7 Agustus 2018.

Namun demikian, Zulmi menerangkan pemberhentian sementara bagi PNS yang ditetapkan tersangka tetap memperhatikan regulasi seperti Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 53 Tahun 2010 tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil dan Undang-undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang ASN.

“Makanya kita mau minta dulu salinan penetapan status tersangkanya kepada pihak Kepolisian,” ujarnya.

Terkait hak FJ sebagai PNS (gaji) saat sudah dinonaktifkan, Zulmi mengatakan hanya bisa diterima 70 persen dan tidak mendapatkan penghasilan tambahan. Itu berlaku selama status penonaktifan belum dicabut sampai menunggu proses hukum selesai.

“Pemberhentian sementara akan berlaku hingga ada putusan hukum tetap. Tinggal nanti dilihat putusan hukumnya apakah harus diberhentikan tetap dengan hormat atau kembali bertugas sebagai PNS,” tutur Zulmi.

Dia menambahkan, BKD Sulteng akan terus berkoordinasi dengan BPBD terkait perkembangan penanganan kasus FJ. BKD Sulteng juga dalam waktu dekat akan menyurat ke Kepolisian Resort Palu untuk mencari tahu status hukum terhadap FJ.

“Kami pasti akan menyurat ke Polres meminta kepastian status hukumnya untuk pengusulan pemberhentian sementara sebagai PNS,” tandas Zulmi.

Seperti diberitakan sebelumnnya, FJ ditetapkan sebagai tersangka atas dugaan pengelapan 10 unit mobil. Sumber Metrosulawesi menyebutkan tersangka FJ menjalani pemeriksaan secara maraton. 

“Pemeriksaan ini dilakukan untuk menggali lebih jauh lagi kepada siapa saja mobil rental itu digadaikan,” kata sumber itu.

Kasat Reskrim Polres Palu AKP Holmes Saragih mengatakan penahanan terhadap FJ dilakukan sejak Rabu, 1 Agustus 2018.

“Pelaku sudah kami amankan, dan sudah kami tetapkan sebagai tersangka. Saat ini sudah kami lakukan penahanan,” ungkap Holmes saat ditemui di Mapolres Palu, Jumat 3 Agustus 2018. 

 

Editor: M Yusuf Bj