Friday, 21 September, 2018 - 10:17

Forum Beberkan Masalah Pelantikan Pejabat Morut

Suasana pertemuan di DPRD Morut. (Foto: Alekson Waeo/ Metrosulawesi)

Morut, Metrosulawesi.com - Forum Aspirasi Masyarakat Morut mengadu ke DPRD setempat dan membeberkan sejumlah persoalan terkait pelantikan pejabat beberapa waktu lalu, Senin 26 Februari 2018.

Rapat bersama Forum Aspirasi Masyarakat Morut dengan Tim Baperjaka dan BKD dilaksanakan di ruang sidang utama DPRD oleh Wakil Ketua I DPRD Mohammad Safri.

Anggota DPRD yang hadir sebanyak 12 orang mau mendengarkan aspirasi masyarakat, sebagai bahan untuk dipertanyakan kepada Bupati, Baperjaka dan BKD tersebut.

Dalam rapat dengan Forum Aspirasi Masyarakat, tokoh pemuda, Arman Marunduh membeberkan mengenai seleksi terbuka pejabat yang tidak pernah diumumkan, namun sudah diadakan pelantikan. Dari 30 pelamar, 8 di antaranya ditempatkan sesuai yang dilamar. Selebihnya tidak sesuai lamaran, sehingga Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) meminta 12 posisi ditinjau kembali.

Begitu juga kata Arman Marunduh, proses pergantian Sekda tidak perlu terjadi karena tidak ditemukan kesalahan yang dilakukan. Bahkan 3 dinas, yakni Kesehatan, Inspektorat dan Badan Keuangan Daerah walau dibuka seleksi terbuka tetap di-Plt kan hingga baru-baru ini didefinitifkan tanpa ada konsultasi dengan KASN, ungkap Arman.

Hal yang sama Zulkifli DS. Pada kesempatan itu mempertanyakan masalah ijazah asli tapi palsu, sehingga banyak naik pangkat dan golongan tapi sayangnya tidak pernah duduk di perkuliahan. Saat itu terjadi pada pelantikan eselon III dan IV yang membuat Wakil Bupati mengamuk karena merasa tidak dilibatkan dalam penentuan pengangkatan pegawai tersebut.

Wakil Ketua II DPRD Morut Abudin Halilu  menegaskan, pihaknya akan merapatkan aspirasi rakyat ini dengan tim Baperjaka dan BKD.


Editor: Syamsu Rizal