Sunday, 24 September, 2017 - 16:46

Gedung Bank Sulteng di Buol Telan Rp6 Miliar

Kepala Bank Sulteng Cabang Buol, Moh Bakir. (Foto : Agus Rioeh/ Metrosulawesi)

Buol, Metrosulawesi.com - Bank Sulteng membangun gedung kantor baru di Kabupaten Buol. Gedung yang ada saat ini sudah tidak memadai karena semakin banyaknya nasabah bank milik pemerintah daerah tersebut.

Saat ini, pembangunan fisik gedung kantor Bank Sulteng yang terletak di jalan utama kompleks perkantoran Kabupaten Buol itu sudah mencapai 45 persen.

Kepala Bank Sulteng Cabang Buol Moh Bakir ditemui Selasa 20 Juni 2017 mengatakan, pembangunan gedung kantor baru ini menggunakan anggaran Rp 3,4 miliar ditambah dengan pembangunan lainnya seperti penataan halaman pembuatan pagar dan fasilitas pendukung lainnya sehingga total Rp 6 miliar. Adapun waktu pekerjaan 150 hari atau 5 bulan dengan sumber dana dari Bank Sulteng.

Moh Bakir menambahkan gedung Bank Sulteng Cabang Buol saat ini sudah tidak memadai lagi. Apalagi, jika ada momentum seperti Lebaran dan kegiatan akhir tahun. Dia mencontohkan, Bank Sulteng Cabang Buol telah membayar gaji 14 (THR) sejumlah Rp12 miliar.

Sementara, nasabah Bank Sulteng Cabang Buol yang PNS di Bappeda Buol, Yuliani (35 tahun) mengatakan, sudah saatnya Bank Sulteng Cabang Buol membangun kantor baru dengan kapasitas yang memadai dan besar. Selain itu, perlu didukung teknologi canggih yang dibutuhkan nasabah agar nasabah bisa betah dan nyaman.

Gedung saat ini sempit, begitu pula fasilitas seperti parkir musalah dan fasiltas-fasilitas lainnya tidak tersedia sehingga terkesan bukan sebagai kantor malah hanya seperti tempat orang berkumpul.

Jamaludin (47 tahun) pegawai di kantor BLH Buol  berharap pelayanan Bank Sulteng Cabang Buol lebih baik lagi ke depan. Apalagi jika pembangunan gedung baru sudah selesai.


Editor : Syamsu Rizal

Kirim Komentar Anda
Budayakan beri komentar terkait artikel yang ditayangkan. Komentar adalah tanggapan pribadi sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim, tidak mewakili kebijakan redaksi METROSULAWESI dot com. Redaksi berhak mengubah atau menghapus komentar sesuai dengan Pedoman Komunitas.