Wednesday, 29 March, 2017 - 05:44

Gerakan Gali Gasa, Wali Kota Minta Semua Bergerak Menuju Kota Destinasi

GALI GASA - Wali Kota Palu Hidayat dan wakilnya Sigit Purnomo Said pada aksi longmarch Gali Gasa, Sabtu, 11 Maret 2017. (Foto : Surahmanto S/ Metrosulawesi)

Palu, Metrosulawesi.com - Pemerintah Kota Palu menggerakkan 5.000 orang dari 76 komunitas peduli lingkungan dalam aksi longmarch Gerakan Lingkungan dan Gerakan Amankan Sampah (Gali Gasa), Sabtu, 11 Maret 2017. Longmarch yang start dari Yonif 711/ Raksatama dan finish di Anjungan Talise ini untuk menggelorakan program Gerakan Gali Gasa.

Wali Kota Palu Hidayat mengungkapkan Gerakan Gali Gasa merupakan bentuk provokasi terhadap masyarakat agar bergerak demi tercapainya Palu sebagai kota destinasi.

”Kita harus mengkampanyekan Gerakan Gali Gasa secara terus menerus agar semangat menjaga kebersihan di Palu terus terjaga,” katanya.

Hidayat mengungkapkan puluhan komunitas terlibat pada aksi Gali Gasa.

“Lebih dari 70 Komunitas telah mendeklarasikan diri untuk mengawal kebersihan di Palu. Ke depan, mereka akan bekerja sama dengan Pemkot Palu untuk mengawasi kebersihan di Palu. Jika hanya pemerintah yang menjaga kebersihan, tidak akan cukup, dibutuhkan peran serta masyarakat demi terwujudnya Palu bebas sampah,” jelasnya.

Keseriusan Hidayat mewujudkan Palu bebas sampah ini ditandai dengan diterbitkanya Instruksi Wali Kota Palu Nomor: 660.2/387/HKM/2017 tentang Gerakan Palu Gali Gasa yang ditetapkan pada 14 Februari 2017. Instruksi ini pun dibagikan kepada masyarakat saat aksi longmaech dilakukan.

“Kita harus membuat orang-orang yang masuk di Kota Palu bisa nyaman dengan keindahan yang dimiliki kota Palu. Agar mereka bisa bermalam lebih dari dua malam untuk merasakan kenyamanan dan keindahan di Palu. Oleh karena itu, kita harus mempertahankan semangat Gali Gasa agar Palu menjadi kota yang banyak dikunjungi oleh wisatawan,” ungkapnya.

Saat aksi longmarch Gali Gasa berlangsung, para peserta pun aktif memungut sampah yang mereka temukan di jalan. Selain itu, peserta longmarch juga membagikan tong sampah kepada pengendara mobil yang melintas. Kegiatan pun semakin semarak dengan pembacaan deklarasi Gali Gasa oleh perwakilan komunitas.

Komunitas Nemu Buku Fauzy Ahmad mengungkapkan deklarasi Gerakan Gali Gasa bertujuan mewujudkan kesadaran masyarakat untuk menjaga kebersihan di Palu.

“Aksi ini merupakan gerakan nyata yang dilakukan oleh Pemkot Palu. Kami bersinergi bersama Pemkot Palu untuk mengawal kebersihan di Palu. Kedepan, kita akan turun langsung ke beberapa wilayah di Palu untuk mensosialisasikan kebersihan,” katanya.

“Semoga gerakan ini dapat menjadi pemicu awal, agar semua elemen masyarakat sadar dalam menjaga kebersihan. Gerakan ini telah mampu menjadi magnet yang melibatkan pelajar, pengusaha, hingga pejabat untuk peduli kebersihan lingkungan, semangat ini harus terus terjaga, tidak hanya untuk hari ini saja,” ungkapnya.


Editor : Syamsu Rizal

Kirim Komentar Anda
Budayakan beri komentar terkait artikel yang ditayangkan. Komentar adalah tanggapan pribadi sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim, tidak mewakili kebijakan redaksi METROSULAWESI dot com. Redaksi berhak mengubah atau menghapus komentar sesuai dengan Pedoman Komunitas.